Saturday , June 13 2026
Beranda / Ekonomi / Freeport Diminta Bangun Pabrik Smelter di Papua

Freeport Diminta Bangun Pabrik Smelter di Papua

JAKARTA, KOMPAS.com – Kaukus Parlemen Papua di DPR dan DPD RI meminta pemerintah tetap membuka peluang kepada PT Freeport untuk tetap mengekspor hasil galian tambangnya keluar negeri. Tapi dengan syarat, dalam kurun tiga tahun, perusahaan raksasa asal Amerika Serikat ini membangun smelter (pabrik pemurnian) di Tanah Papua.

“Kami kemarin bertemu dengan Serikat Pekerja PT Freeport, nah mereka meminta ada toleransi 3 tahun untuk tetap bisa ekspor dengan syarat, PT Freeport harus bangun Pabrik Smelter (pemurnian) di Papua, tidak boleh di tempat lain,” kata Anggota Kaukus Papua DPR dan DPD RI, Robert Joppy Kardinal, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (20/12/2013).

Sebagaimana diketahui, terhitung 12 Januari 2014, pemerintah akan menjalankan Undang-Undang Mineral dan Batu Bara (UU Minerba) Nomor 4 tahun 2009 mengenai larangan ekspor bahan mineral mentah bagi perusahaan tambang yang belum memiliki pabrik pengolahan atau smelter. PT Freeport termasuk perusahaan yang kena imbas kebijakan tersebut.

Robert menjelaskan, Undang-Undang Otonomi Khusus bisa jadi salah satu celah untuk tetap membuka peluang PT Freeport ekspor keluar negeri. Tapi dengan satu syarat, PT Freeport bangun pabrik smelter alias pemurnian di Papua.

Robert yang juga Anggota Komisi IV DPR RI ini menjelaskan,sebenarnya PT Freeport punya pabrik smelter di Gresik. Namun pabrik tersebut hanya mampu mengolah 30 persen hasil mineral tambang yang digali dari sumberdaya alam Papua, sementara sisanya di ekspor.
Karena itu, politisi Golkar ini tidak habis pikir PT Freeport seakan-akan tidak punya kemampuan bangun pabrik pemurnian di Papua. Padahal dari Sorong, Kaimana sampai Fak-Fak itu, gas dan batubara untuk keperluan bahan bakar pabrik tersebut tersedia sangat besar.

“Harga tanah juga lebih murah daripada di Jawa. Kalau perlu kita kasi Pulau kosong, tapi dengan syarat harus bangun pabrik di Papua,” ucap Robert.

Politisi Papua lainnya yang tergabung dalam Kaukus ini diantaranya Paskalis Kossay, Agustina Basik-Basik dan Diaz Dwijangge.

Tak hanya itu, dari sisi keuangan pun, Robert yakin PT Freeport sangat mampu bangun pabrik smelter.Toh setiap tahunnya PT Freeport mampu bayar pajak dua miliar dollar Amerika Serikat per tahunnya.

“Ini berarti keuntungannya ada berapa kali lipat dari dua miliar dollar AS itu, tapi kenapa bangun smelter saja tidak bisa. Pemerintah tegas pada Freeport karena ini semata-mata demi masyarakat Papua,” katanya.

Politisi Papua Agustina Basik-Basik juga menuntut PT Freeport untuk bangun Kantor Pusat di Papua. Selama ini,kata Agustina, Jayapura cuma dianggap kantor perwakilan sementara kantor pusatnya di Jakarta. Karena itu dia meminta analogi ini dibalik.

“PT Freeport sudah gali sumberdaya alam Papua selama 36 tahun dari tahun 1967, jadi untungnya tidak sedikit. Kami menutut PT Freeport bikin kantor pusat di Timika, atau Jayapura, Jakarta jadi kantor perwakilan.Jadi pusat manajemen harus disini,” katanya.

Agustina juga menyayangkan, selama puluhan tahun beroperasi, anak-anak Papua belum ada satu pun yang bisa tebus sampai di level pengambil kebijakan. “Berarti ada kesalahan manajemen atau ketidakpedulian pada masyarakat Papua, artinya mereka cuma mau keruk alam di sana,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kaukus Parlemen Papua, Paskalis Kosay menambahkan sebenarnya pihaknya sudah punya 11 tuntutan kepada pemerintah pusat dan PT Freeport, di antaranya, menuntut keberadaan kantor pusat di Papua, President Direktur sudah saatnya menempatkan orang Papua, Penyertaan saham pemrintah daerah, peninjauan ulang kontrak karya, pelibatan masyarakat adat, dan lainnya termasuk membangun pabrik pemurnian di Papua.

“Tuntutan ini akan kami sampaikan dalam bentuk surat baik ke pemerintah pusat dan pemilik modal agar tuntutan masyarakat Papua ini disikapi,” ujarnya. (Hasanudin Aco)

Akhir Pekan, Harga 1 Gram Emas Antam Tetap Rp 528.000

JAKARTA, KOMPAS.com – Harga emas batangan bersertifikat PT Aneka Tambang (Antam) Tbk jelang libur akhir pekan tidak mengalami perubahan, alias sama dengan harga Kamis (19/12/2013).

Seperti dirilis situs Logam Mulia Jumat (20/12/2013), pecahan 1 gram emas Antam dibanderol pada Rp 528.000. Sementara harga rata-rata 1 gram emas untuk pecahan 500 gram adalah Rp 488.600.

Adapun harga pembelian kembali emas (buyback) oleh Antam, juga tetap di posisi Rp 468.000 per gram.

Berikut harga emas batangan di Logam Mulia:
Pecahan 1 gram   : Rp 528.000
Pecahan 5 gram   : Rp 2.495.000
Pecahan 10 gram : Rp 4.940.000
Pecahan 25 gram : Rp 12.275.000
Pecahan 50 gram : Rp 24.500.000
Pecahan 100 gram: Rp 48.950.000
Pecahan 250 gram: Rp 122.250.000
Pecahan 500 gram: Rp 244.300.000

BI Lepas 1.150 Pegawai ke OJK

JAKARTA, KOMPAS.com – Bank Indonesia (BI) hari ini secara resmi melepas 1.150 pegawainya ke  Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Gubernur BI Agus D W Martowardojo secara langsung memimpin upacara pelepasan tersebut.

“Pesan saya adalah tetap menjaga semangat untuk bekerja, menjaga integritas dan melaksanakan tugas-tugas dengan sebaik-baiknya,” kata Agus pada upacara pelepasan, Jumat (20/12/2013).

Ke 1.150 orang pegawai BI itu akan mulai bekerja di OJK pada 1 Januari 2014 mendatang. Dengan demikian total pegawai BI yang ditugaskan ke OJK mencapai 1.220 orang, karena sebelumnya 70 orang sudah bekerja di instansi yang mengawasi keuangan tersebut.

Seperti diberitakan, mulai 1 Januari 2014 BI mengalihkan fungsi pengawasan perbankan ke OJK. Penyediaan sumber daya manusia yang akan ditugaskan ke OJK merupakan salah satu bentuk dukungan BI dalam masa transisi agar sistem keuangan dapat tetap berjalan normal.

Para pegawai BI yang nanti dialihkan ke OJK mulai 1 Januari 2014 diwajibkan bekerja setidaknya selama dua tahun. Setelah itu, mereka diberi pilihan untuk tetap bekerja di OJK atau kembali ke BI.

 

 

 

 

 

 

Baca Juga

deras.co.id

Bobby Nasution Soroti Minyak Goreng Langka di Daerah Penghasil Sawit, Minta Distribusi Lebih Berpihak ke Sumut Gubsu Sampaikan Cara Jaga Kestabilan Migor di Sumut, Gubsu Sampaikan Cara Jaga Kestabilan Migor di Sumut

DERAS.CO.ID – SIMALUNGUN – Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menyoroti masih terjadinya kelangkaan minyak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *