Saturday , April 18 2026
Beranda / Berita / Dunia Bereaksi Untuk Aleppo, Mana Reaksi Indonesia ?
deras.co.id
Kondisi Aleppo Yang Porak-Poranda Akibat Serangan Militer Rusia Dan Sekutu

Dunia Bereaksi Untuk Aleppo, Mana Reaksi Indonesia ?

Pekan ini Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menurunkan laporan bahwa pasukan Syiah pro-Presiden Suriah, Bashar Al-Assad, dibantu milisi Syiah Iran dan Rusia membombardir wilayah timur Aleppo. Pasukan itu dilaporkan membantai penduduk sipil di rumah masing-masing—termasuk perempuan dan anak-anak. PBB mengutuk dan menyebut kondisi di Aleppo sebagai “Krisis Kemanusiaan Luar Biasa.”

Sebuah organisasi pembela HAM lainnya menyatakan “pembantaian yang sesungguhnya” telah dimulai seiring masuknya tentara yang loyal pada Presiden Assad masuk Aleppo, merebut daerah pertahanan terakhir pihak oposisi. Warga Aleppo yang masih selamat kini terusir dari kampung halamannya. Dunia pun bereaksi.

INI REAKSI DUNIA Untuk ALEPPO…

Aksi demontrasi merebak di banyak negara mengutuk aksi pembantaian di Aleppo. Di antaranya di Turki, Bosnia, Gaza, Maroko, Kuwait, dll.

deras.co.id
                                                    Lampu Menara Eiffel Dimatikan

Di Perancis, lampu Lampu menara Eiffel sengaja dipadamkan dalam rangka menolak aksi pembantaian di Aleppo.

Saudi mengusir duta besar Rusia dan memutus hubungan diplomatik.

Hamas cabang di Lebanon membatalkan hari puncak perayaan berdirinya organisasi tersebut dalam rangka mengecam pembantaian di Aleppo.

deras.co.id

Qatar membatalkan perayaan hari jadi negara yang jatuh pada tanggal 18 Desember dalam rangka mengecam pembantaian di Aleppo. Erdogan melakukan negosiasi dengan Putin agar memberikan tenggat waktu supaya bantuan kemanusiaan masuk ke Aleppo dan gencatan senjata. Akan tetapi kesepakatan itu dikhianati oleh rezim Asad dan sekutu.

Presiden Sudan menulis status Facebook dalam akun resminya, “Saya mengharapkan negara-negara yang berbatasan dengan Suriah agar memberikan akses kepada tentara Sudan untuk masuk dalam misi penyelamatan penduduk Aleppo dari pembantaian rezim Assad beserta koalisi.”

Ketua komite khusus investigasi HAM PBB di Suriah, Carla Dail Bounty mengusulkan agar di bentuk tim khusus untuk mengadili aksi kejahatan yang terjadi di Aleppo.

Sumber : eramuslim.com

Baca Juga

deras.co.id

Menteri Haji dan Umrah Lantik Pj Sekdaprov Sumut Jadi Koordinator PPIH Embarkasi Medan

DERAS.CO.ID – MEDAN – Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, melantik Penjabat …