Tuesday , June 2 2026
Beranda / Featured / Israel Melakukan Genosida Dengan Membombardir Rumah Sakit di Gaza, 500 Orang Tewas Seketika
Seorang yang terluka dibawa ke rumah sakit setelah serangan udara keji “Israel” menghantam rumah sakit, menurut kementerian kesehatan Palestina.

Israel Melakukan Genosida Dengan Membombardir Rumah Sakit di Gaza, 500 Orang Tewas Seketika

Deras.co.id – Lebih dari 500 orang tewas ketika Israel menyerang Rumah Sakit Baptis Al-Ahli di Gaza, berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan Palestina.

“Rumah sakit itu menampung ratusan orang yang sakit dan terluka, dan orang-orang yang terpaksa mengungsi dari rumah mereka karena serangan Israel lainnya”, ungkap juru bicara Kementerian Kesehatan Ashraf al-Qudra, dikutip dari Al Jazeera, (17/10/2023).

Kepala bagian pediatri di Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza utara, Dr Hussam Abu Safiya, mengatakan pemboman terhadap rumah sakit tersebut tidak masuk akal namun kita telah melihatnya berulang kali.

“Kami berjuang untuk menyelamatkan anak-anak yang terluka, ibu hamil, bayi dilahirkan di sini”, kata Abu Safiya dalam sebuah pernyataan setelah serangan terhadap Rumah Sakit Arab al-Ahli.

Dalam rekaman video menunjukkan mayat-mayat berserakan di halaman rumah sakit tersebut.

Militer Israel sendiri mengatakan laporan tentang kemungkinan serangan udara terhadap rumah sakit tersebut masih dalam peninjauan.

Juru bicara militer Israel Daniel Hagari, menuturkan bahwa dia belum memiliki semua informasi tentang serangan ke Rumah Sakit Baptis Al-Ahli. Dia menyatakan rincian lebih lanjut soal serangan itu akan diberikan jika memungkinkan.

Menurut The Times of Israel, Hagari mengatakan bahwa dia belum mengetahui apakah ledakan di rumah sakit tersebut adalah akibat dari serangan Israel.

Kelompok perlawanan Palestina Hamas menyebut penargetan rumah sakit oleh Israel sebagai genosida.

Serangan udara tersebut terjadi pada hari ke-11 dalam konflik antara Israel dengan Hamas. Israel juga berencana melancarkan serangan darat dengan tujuan membasmi Hamas.

Namun, belakangan semakin banyak kelompok non-pemerintah dan pemimpin dunia yang menyatakan bahwa blokade total dan bombardir Israel di Jalur Gaza melanggar hukum internasional dan mungkin merupakan kejahatan perang. [arrahmah]

*

Baca Juga

deras.co.id

SMP YPSA Ukir Prestasi Global Lewat Ajang Penelitian Internasional WYIE 2026, Raih Medali Emas dan Perak

DERAS.CO.ID – Delegasi siswa-siswi SMP Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih Medali …