Tuesday , August 4 2026
Beranda / Featured / Janji AHY Jadi Menteri ATR: Kami Akan Gebuk, Gebuk, Gebuk Mafia Tanah!
deras.co.id

Janji AHY Jadi Menteri ATR: Kami Akan Gebuk, Gebuk, Gebuk Mafia Tanah!

DERAS.CO.ID – Jakarta – Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan dirinya akan melanjutkan program kerja dari Hadi Tjahjanto, yang kini menjabat Menko Polhukam. Salah satunya memberantas mafia tanah.

“Semalam saya diberi arahan Pak Hadi, ini juga solusi yang bisa mengatasi banyak hal, termasuk sengketa tanah, tumpang-tindih, termasuk hal dan praktik yang melawan hukum yang selama kini dilakukan mafia tanah,” ujar AHY, dalam sambutannya seusai upacara sertijab di Kementerian ATR/BPN, Jakarta Selatan, Rabu (21/2).

“Jadi pesan Pak Hadi tadi saya terima loud dan clear. Gebuk, gebuk, gebuk mafia tanah itu, akan kami lakukan Pak,” tegasnya.

Dia juga akan melanjutkan soal retribusi tanah kepada masyarakat. Selain itu, adanya revisi Peraturan Pemerintah (PP) 18 terkait dengan memberikan hak kepada pengusaha untuk carbon trading.

“Termasuk juga bagaimana retribusi tanah ini bisa menghadirkan 3 hal. Keadilan, kemajuan, kesejahteraan. Jadi kalau daya tangkap secara singkat, selain sertifikasi elektronik, Pak Jokowi juga mengharapkan ada revisi untuk meyakinkan terkait carbon trading. Ini bisa lebih sukses lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, dia juga mengatakan akan melanjutkan target 100 kota lengkap.

“Kemudian tentang mencapai target sekitar 120 juta bidang PTSL. Ini juga pekerjaan yang luar biasa. Mudah-mudahan bisa kita capai bersama-sama,” ucapnya.

Ungkap Pesan SBY

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga mengungkap pesan ayahnya, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), setelah dirinya ditugaskan menjadi Menteri ATR/BPN. AHY mengatakan SBY meminta dirinya menjalankan tugas dengan profesional dan menyukseskan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

AHY awalnya mengatakan SBY berpesan agar dirinya bekerja dengan baik dan menunjukkan dedikasi tinggi. Dia mengatakan SBY berharap dirinya bisa bekerja dengan sebaik-baiknya di Kementerian ATR.

“Pak SBY sebagai orang tua dan juga sebagai mantan presiden, sebagai sesepuh Partai Demokrat, beliau mengharapkan saya bisa bekerja dengan baik, secara profesional menunjukkan etos kerja, dedikasi, dan komitmen untuk bekerja sebaik-baiknya di Kementerian ATR/BPN ini,” kata AHY.

AHY mengatakan SBY memahami pekerjaan di pemerintahan tidak bisa diselesaikan sendiri. AHY mengatakan dirinya akan berkoordinasi dengan kementerian lain untuk menangani masalah-masalah agraria dan tata ruang.

“Beliau tahu karena pernah duduk di pemerintahan bahwa urusan pemerintahan ini kompleks, tidak ada satu pun yang bisa berdiri sendiri, saling terkait. Oleh karena itu juga, beliau berharap saya bisa segera menjalin komunikasi, termasuk koordinasi dengan berbagai pemimpin lintas sektor, lintas lembaga dan kementerian, dan tadi beberapa sudah bertemu di dalam ruang pelantikan, dan saya segera mencari waktu untuk bisa berkomunikasi secara langsung,” ujarnya.

SBY, kata AHY, juga berpesan agar dirinya menyukseskan pemerintahan Presiden Jokowi pada akhir masa jabatan. Dia mengatakan SBY berharap AHY membantu proses transisi dari Jokowi ke pemerintahan presiden berikutnya.

“Dan yang terakhir tentunya, beliau berpesan juga agar kesempatan yang baik ini bisa menjadi ruang yang baik untuk keluarga besar Partai Demokrat, untuk menyukseskan pemerintahan Presiden Jokowi di masa akhir jabatannya, sekaligus mempersiapkan atau semacam transisi, menjadi bagian penting dari transisi kepemimpinan bangsa ke depan, secara nasional,” ucapnya.

Prabowo Dorong Demokrat

Selain pesan SBY, AHY juga mengungkap isi pertemuan dengan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto semalam. AHY mengatakan, dalam pertemuan itu, dirinya meminta restu kepada Prabowo.

“Dengan Pak Prabowo tadi malam saya tentu melaporkan kepada beliau, termasuk juga meminta doa restu, blessing, karena bagaimanapun, beliau adalah capres yang kami usung, juga pemimpin dari Koalisi Indonesia Maju 5 tahun ke depan,” kata AHY kepada wartawan.

Selain itu, Prabowo, kata AHY, mendorong agar Demokrat berperan dalam pemerintahan selanjutnya. Namun AHY mengatakan belum mengetahui pasti susunan dan formasi kabinet pemerintahan Prabowo nantinya.

“Dan beliau mengucapkan selamat dan tentunya mendorong memang sejak awal agar saya bersama Demokrat itu berperan di pemerintahan, dan tentunya 5 tahun ke depan,” ucapnya.

“Tapi tidak secara spesifik atau belum membahas secara spesifik apa yang akan dikerjakan 5 tahun ke depan dalam susunan atau formasi tertentu, mungkin nanti di kesempatan berikutnya,” lanjut AHY.

Komunikasi Jokowi-SBY

Sementara itu, Partai Demokrat mengatakan tak ada komunikasi antara Jokowi dan Presiden ke-6 RI yang juga Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sebelum pelantikan AHY.

“Nggak ada ya, nggak ada (komunikasi SBY dengan Jokowi, red),” kata Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng kepada wartawan di Kementerian ATR/BPN, Rabu (21/2).

Andi mengatakan Jokowi berkomunikasi langsung dengan AHY. “Tetapi langsung dengan Ketua Umum, Mas AHY sendiri,” imbuh Andi.

Andi mengatakan Jokowi terakhir kali berkomunikasi dengan AHY saat di Yogyakarta. Namun, keduanya tak membahas posisi kabinet, melainkan membahas isu negara, termasuk pemilu.

“Dan komunikasi dengan Pak Jokowi yang di Jogja itu tidak membahas sama sekali mengenai kabinet, tidak membahas mengenai posisi kami. Kami lebih banyak pada tukar pandangan tentang persoalan-persoalan bangsa, tentang pemilu dan sebagainya,” ujarnya.

Andi mengatakan kemungkinan pandangan-pandangan AHY terkait bangsa dinilai baik oleh Jokowi. “Mungkin pada saat itu Pak Jokowi ingin mendengarkan pandangan-pandangan Mas AHY dan mungkin cocok,” imbuhnya.

Sumber: hariansib.com

Baca Juga

deras.co.id

SMA Shafiyyatul Amaliyyah Gandeng FMIPA UGM, Siapkan Guru Melek STEM & Lulusan Go Global!

DERAS.CO.ID – Yogyakarta – SMA Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas …