Kiper menjadi figur yang sangat sentral dalam dunia sepak bola. Dapat kita lihat bahawa aksi kiper-kiper papan atas seperti Manuel Neuer, Hugo Lloris, dan Gianluigi Buffon, dapat mengubah ataupun menetukan jalannya sebuah pertandingan.
Namun tak semua negara besar mendapatkan kemewahan untuk memiliki kiper luar biasa seprti nama-nama di atas. Inggris salah satunya. Kendati berstatus tim besar, penjaga gawang menjadi sektor yang selalu rawan bagi mereka. Kegagalan Inggris di perempat final Euro 2016 di tangan tim debutan, Islandia, tidak dapat dilepaskan dari kesalahan yang dilakukan oleh penjaga gawang mereka sendiri, Joe Hart.
Dalam sejarahnya blunder yang dilakukan Joe Hart bukan blunder fatal pertama yang dilakukan oleh kiper Timnas Inggris. Berikut kami rangkum sembilan kesalahan fatal yang pernah dilakukan oleh penjaga gawang The Three Lions dalam pertandingan internasional.
Peter Bonetti sejatinya bukanlah pilihan utama di bawah mistar gawang, namun dirinya menjadi opsi seiring dengan kiper utama, Gordon Banks, yang mengalami keracunan makanan.
Keputusan tersebut ternyata harus dibayar mahal oleh Inggris. Kiper Chelsea tersebut melakukan sejumlah kesalahan yang membuat Inggris kalah 2-3 oleh Jerman. Ironisnya, Inggris sempat unggul 2-0.
Aksi Bonetti tersebut membuat karirnya di Timnas Inggris menjadi terbatas di angka tujuh caps saja. Terutama dengan keberadaan nama-nama seperti Peter Shilton dan Gordon Banks.
Sempat menahan imbang Brasil 1-1, Inggris justru melakukan blunder ketika kiper mereka bertanggung jawab atas gol kedua Brasil. Ronaldinho melepaskan tendangan bebas ke arah gawang Inggris, namun kiper Inggris kala itu, David Seaman, berdiri beberapa langkah terlalu jauh dari mulut gawang dan membuat dirinya tidak mampu menepis bola yang melaju ke arahnya. Bola masuk ke gawang, dan mengubah skor menjadi 2-1 untuk Brasil.
Kejadian yang masih hangat di ingatan publik kala Inggris bertemu dengan Wales pada fase grup Euro 2016. Memasuki babak kedua, skor masih bertahan 0-0 dan Wales mendapatkan hadiah tendangan bebas yang cukup jauh dari luar kotak penalti.
Sang eksekutor tidak lain adalah bintang Real Madrid, Gareth Bale. Bale mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan keras ke gawang Inggris. Namun, kiper Inggris, Joe Hart, bereaksi terlalu lambat dan tidak mampu menepis tembakan tepat waktu. Skor pun menjadi 1-0 untuk Wales.
Kendati Inggris mampu merubah keadaan di babak kedua, namun kapabilitas Hart menjadi diragukan selepas laga tersebut.
Bemain di kandang mereka sendiri, Inggris justru tidak mampu mengatasi perlawanan negara kecil, Makedonia. David Seaman menjadi “penjahat” bagi negaranya kala di menit ke-10 dirinya tidka mampu mengantisipasi tendangan pojok dari Artim Sakiri. Penempatan posisi yang buruk membuat tendangan pojok tersebut masuk dengan mudha ke gawang Inggris dan membuat skor menjadi 1-0 untuk Makedonia.
Inggris memang berhasil mengejar ketertinggalan dan memuncaki grup mereka, namun kelengahan dari kiper Three Lions lebih menyita perhatian publik.
Inggris sempat unggul 2-0 sebelum tim tuan rumah mampu mengejar satu gol melalui tendangan bebas Roland Kollman. Kendati kiper Inggris, David James, tidak sepenuhnya bersalah atas hal tersebut, namun aksinya beberapa saat kemudian yang menjadi headline.
Hanya berselang satu menit setelah gol pertama Austria, gelandang Austria, Andres Ivanschitz, melakukan tendangan spekulatif jarak jauh ke arah gawang Inggris. Meskipun harusnya menjadi penyelamatan yang mudah bagi James, dia justru menngelinding masuk ke gawang setelah mengenai lengan kanan sang kiper.
Laga yang baru saja terjadi beberapa hari lalu. Inggris kembali menunjukkan ketidak mampuan mereka bersaing di level tertinggi kala ditumbangkan Islandia di babak 16 besar. Sempat unggul 1-0 di menit-menit awal, Inggris justru membuang keunggulan tersebut dalam tempo beberapa menit saja.
Islandia sempat membalas melalui gol Ragnar Sigurdsson di menit ke-6. Namun gol kedua Islandia yang menunjukkan betapa rapuhnya sektor kiper dari Inggris.
Kolbein Sigthordsson melepaskan tembakan ke arah Joe Hart di menit ke-18, namun kiper Manchester City tersebut tidak mampu menepis dengan sempurna dan mengubah kedudukan menjadi 1-2 untuk Islandia. Skor tersebut bertahan hingga akhir laga.
Steven Gerrard berhasil membawa Inggris unggul melalui aksinya di menit ke-4 pada laga pertama Inggris di fase grup Piala Dunia 2010 melawan Amerika Serikat. Namun awal yang baik tersebut menjadi percuma kala kiper Inggris, Robert Green, tidak mampu menepis tendangan spekulasi dari Clint Dempsey. Bola lepas dari tangan Green dan meluncur masuk ke gawang Inggris sembari Green merangkak untuk mengambilnya.
Scott Carson didaulat sebagai kiper utama untuk menggantikan Paul Robinson yang sangat rentan melakukan kesalahan. Inggris hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke Euro 2008 seangkan Kroasia membutuhkan kemenangan.
Kendati berada di atas angin, laga tersebut menjadi mimpi buruk bagi Inggris ketika Niko Kranjcar melepaskan tembakan jarak jauh ke arah Scott Carson. Tendangan yang harusnya menjadi rutinitas mudah bagi seorang kiper Premier League justru berubah menjadi bencana ketika Carson tidak mampu menghalaunya dan membiarkan bola masuk ke gawangnya.
Gol pertama tersebut meruntuhkan moral Inggris dan membuat The Three Lions mengakhir laga dengan kalah 2-3. Hasil tersebut sekaligus memupus harapan Inggris untuk lolos ke Euro 2008.
Memuncaki daftar ini tidak lain adalah Paul Robinson, kiper yang kala itu berstatus sebagai kiper utama Tottenham Hotspurs dan Timnas Inggris. Namun status mentereng tersebut menjadi sia-sia mengingat dirinya melakukan salah satu kesalahan paling fatal sepanjang sejarah negaranya.
Berhadapan dengan Kroasia di Zagreb, kedua tim bermain di atas lapangan yang buruk dan penuh lubang. Namun hal tersebut tidak dapat menjadi alasan ketika Paul Robinson tidak mampu menghalau back-pass dari rekan setimnya, Gary Neville.
Neville yang merebut bola dari penyerang Kroasia, memberikan bola kepada Robinson untuk diamankan. Robinson yang mengambil ancang-ancang untuk menendang bola justru gagal melakukannya. Tendangan tersebut luput dan bola meluncur santai ke gawangnya sekaligus memberikan keunggulan untuk Kroasia.
Kendati performa Timnas Inggris pada kualfikasi Piala Dunia 2008 memang sangat buruk, namun penampilan Robinson tersebut menjadi rangkuman betapa rentannya The Three Lions kala itu.
Sumber : www.ftb90.com
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!