Tuesday , June 2 2026
Beranda / Featured / Berkaca Dari Tragedi Kanjuruhan, Kapolda Metro Jaya Evaluasi Standar Pengamanan
deras.co.id

Berkaca Dari Tragedi Kanjuruhan, Kapolda Metro Jaya Evaluasi Standar Pengamanan

DERAS.CO.ID – Berkaca dari tragedi Kanjuruhan, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Muhammad Fadil Imran memberikan instruksi kepada seluruh anggotanya untuk mengevaluasi standar pengaman.

Karena tragedi Kanjuruhan itu, instruksi penguatan standar keamanan tersebut disampaikan ketika Fadil Imran memimpin apel gelar pasukan pengamanan The 8th G20 Parliamentary Speakers’ Summit (P20), Selasa, 4 Oktober 2022.

Mengutip dari Suarajakarta.id, Fadil Imran menjelaskan, dengan berkaca pada tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, diharapkan tatanan aparat keamanan dapat memberikan turning points untuk melakukan evaluasi terhadap standar pengamanan.

“Bagaimana kita mempedomani secara betul tahapan-tahapan mulai dari kerumunan sampai dengan tahap-tahap berkumpulnya massa yang dapat menimbulkan terjadinya kekacauan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Fadil juga mengingatkan kepada personel kepolisian harus berpedoman pada Perkap Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Polri.

“Maka dari itu kedepankan langkah-langkah pencegahan, perkuat tahapan persiapan dalam berbagai kesempatan,” jelasnya.

Tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan ratusan pendukung klub Arema Malang, membuat semua pandangan masyarakat tertuju pada Polri.

Karena hal itu, maka Fadil Imran menghimbau kepada para personil Polisi Polda Metro jaya untuk selalu mengeratkan langkah pencegahan, memperkuat persiapan, dan berpedoman pada sebuah filosofi penjahit baju.

“Filosofi Tailor Make, filosofi bagaimana kita menjahit baju bahwa setiap orang memiliki ukuran yang berbeda,” tambahnya.

Fadli Imran juga berpesan agar tatanan Polri mampu menerapkan filosofi itu dalam pengamanan rangkaian acara Presidency G20, di mana hari ini yang akan mengamankan Parliamentary Speakers Summit (P20).

“Harus kita tunjukan kepada dunia tentang dinamika bangsa ini yang penuh penghargaan terhadap aspek kemanusiaan dan aspek demokrasi,” ungkapnya

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Karo Ops Polda Metro jaya Irjen Pol marsudianto menyebut total personal pengamanan yang diterjunkan mencapai 602 orang yang terdiri dari anggota TNI dan Polri. Pelaksanaan pengamanan itu sendiri menurut Marsudianto telah dilakukan sejak tanggal 1 Oktober 2022. Saat ini, setidaknya sudah ada 10 delegasi dari negara peserta P20 yang telah tiba di Indonesia.

 

Sumber: antaranews.com

Baca Juga

deras.co.id

Pelayanan Kesehatan Masyarakat Sumut Naik Kelas, Umur Harapan Hidup Meningkat dan Angka Kematian Ibu Turun Signifikan

DERAS.CO.ID – MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) berhasil meningkatkan derajat kesehatan masyarakat …