Saturday , April 25 2026
Beranda / Berita / Pesan Mengerikan dari WHO: Kami Tak Berdaya dan Sistem Kami Belum Siap
deras.co.id
Dr. Limeng Yan seorang virologi lulusan Universitas Hongkong. (Foto: Fox News)

Pesan Mengerikan dari WHO: Kami Tak Berdaya dan Sistem Kami Belum Siap

New York, Ocehan Dr Limeng Yan yang menuding China dan Badan Kesehatan Dunia WHO melakukan persekongkolan jahat terkait virus corona membuat dunia mulai meragukan WHO.

Dalam salah satu pengakuannya LiMeng Yan menyebutkan bahwa Profesor Malik Peiris, co-direktur laboratorium yang berafiliasi dengan WHO, juga mengatahui masalah ini tetapi tidak mengambil tindakan apa pun.

Menurut situs WHO, Peiris adalah penasihat untuk Coronavirus baru atau 2019-nCoV, Virus Komunis China, Komite Darurat Pneumonia dari Peraturan Kesehatan Internasional WHO.

Juru bicara WHO Margaret Ann Harris menanggapi Fox News melalui email menyatakan, “Profesor Peiris adalah pakar penyakit menular, ia telah berada di misi dan bekerja sama dengan ahli WHO, seperti banyak orang terkenal di lapangan.”

“Ini tidak berarti bahwa dia adalah anggota staf WHO, atau bahwa dia dapat mewakili WHO.”

Sementar itu, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan pesan mengerikan hari ini Selasa 14/7/2020, dan mengatakan pandemi ini “masih meningkat” di seluruh dunia.

Baca juga: Dr. Limeng Yan Bungkam Cina-WHO: Mereka Sudah Tahu Sebelum Dinyatakan Pandemi

Tedros, yang kepemimpinannya banyak dikritik, mengatakan bahwa dari 230.000 kasus baru pada hari Minggu, 80% berasal dari 10 negara, dan 50% dari hanya dua negara.

“Biarkan saya berterus terang, terlalu banyak negara menuju ke arah yang salah, Jika dasar-dasar tidak diikuti, satu-satunya cara pandemi ini akan berlangsung, itu akan menjadi lebih buruk dan semakin buruk. Tapi itu tidak harus seperti ini.” tuturnya seperti dilansir Daily.

Sebuah tim WHO telah pergi ke China untuk menyelidiki asal-usul virus corona baru, yang pertama kali ditemukan di kota Wuhan. Anggota tim berada di karantina sebelum mereka mulai bekerja dengan para ilmuwan China, kata kepala darurat WHO Mike Ryan.

Tedros telah berulang kali membela diri, terkait dugaan menutup-nutupi ancaman virus ini. Dia berkata: “Selama bertahun-tahun, banyak dari kita yang memperingatkan bahwa pandemi pernapasan yang mematikan tidak bisa dihindari.

Baca juga: Jagat Raya Geger, Ilmuwan Ini Ungkap Corona Hasil Persekongkolan WHO-China

“Tapi tetap saja, terlepas dari semua peringatan itu, dunia belum siap. Sistem kami WHO belum siap. Organisasi WHO tak berdaya. Rantai pasokan kami runtuh. Ini saatnya untuk refleksi yang sangat jujur. ” tegasnya.

Tak hanya ilmuwan bahkan Donald Trump ingin menarik diri dari WHO dan menuduh WHO menjadi kaki tangan pemerintah China. Namun, Presiden AS bergantung pada faktor-faktor seperti kerja sama di Kongres dan pemilihan ulang pada bulan November.

Tedros mengatakan WHO masih belum menerima pemberitahuan resmi tentang penarikan yang diumumkan oleh Trump. Bahkan Ilmuwan WHO memperingatkan kita mungkin tidak akan pernah menemukan sumber pandemi corona yang sebenarnya.

Sumber: sindonews.com

Baca Juga

deras.co.id

Bobby Nasution Dorong Perempuan Seimbangkan Peran Rumah Tangga dan Ruang Publik

DERAS.CO.ID – MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan pentingnya keselarasan …