Tuesday , June 2 2026
Beranda / Featured / Polda Sumut Ringkus Komplotan Pecah Kaca Mobil Antar Provinsi
deras.co.id
TUNJUKKAN BARANG BUKTI: Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi didampingi Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, Kompol Bayu Putra Samara menunjukkan barang bukti komplotan pecah kaca antar provinsi, Jumat (28/10/2022).

Polda Sumut Ringkus Komplotan Pecah Kaca Mobil Antar Provinsi

DERAS.CO.ID – Medan – Polda Sumut melalui Ditreskrimum berhasil meringkus dua komplotan pencurian pemberatan dengan modus pecah kaca mobil antar provinsi.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi didampingi Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut Kompol Bayu Putra Samara mengatakan, pengungkapan itu berawal ditangkapnya satu komplotan yang mencuri uang Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp106.200.000.

Pelaku mengambil uang tersebut saat korbannya memarkirkan mobil di depan Kantor Dinas Keuangan dan Aset Negara Pemkab Deliserdang Jalan Mawar Desa Tanjung Garbus Kecamatan Lubukpakam Deliserdang, Selasa (6/9/2022) lalu.

Menerima laporan tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan ke lokasi.

“Dari hasil penyelidikan, kita berhasil mengamankan dua dari empat tersangka,” ungkapnya, Jumat (28/10/2022).

Disebutkannya, dua tersangka, NS alias BS RS alias JS ditangkap di Daerah Kabupaten Karo. “Sementara dua lagi masih dalam pengejaran,” ujarnya.

Hadi mengatakan modus kejahatan ini, para pelaku membuntuti korbannya yang baru keluar dari bank.

“Setelah mobil korban terparkir, para pelaku beraksi dengan cara memecahkan kaca kemudian mengambil barang dan uang yang ada di mobil. Uang yang diambil itu merupakan uang BLT,” jelasnya.

Selanjutnya, dari hasil penangkapan kedua tersangka ini, Ditreskrimum Polda Sumut melakukan pengembangan karena ada laporan kasus yang sama di beberapa Polres di Sumut dan Subusalam.

“Kita kembangkan untuk mengungkap laporan itu,” jelasnya.

Akhirnya, petugas Ditreskrimum Polda Sumut berhasil menangkap komplotan pecah kaca mobil di Kabupaten Asahan.

Diketahui komplotan ini telah beraksi di beberapa kabupaten seperti Dairi, Toba dan Kota Subusalam.

“Komplotan ini beda dengan komplotan yang beraksi di Deliserdang,” ucap Hadi.

Dari penangkapan itu, petugas mengamankan enam orang tersangka. Keenamnya yaitu AS, DRS, LMS, NDS, AT dan OHR.

“Kita terpaksa lumpuhkan dengan timah panas karena saat penangkapan mencoba melawan,” kata Hadi.

Hadi mengatakan modus komplotan ini serupa dengan komplotan pencurian pemberatan modus pecah kaca yang pertama. “Mengikuti korbannya yang baru keluar dari bank,” ujar dia.

Menurut Hadi, komplotan ini sudah lebih tiga kali beraksi melakukan pencurian tersebut.

“Mereka selalu berpindah-pindah. Saat penangkapan di Asahan, rencananya mereka mau beraksi lagi,” sebutnya.

Hingga saat ini, petugas masih mengembangkan kasus tersebut.

Pasalnya, masih ada lagi para pelaku yang belum ditangkap. “Masih kita kembangkan, untuk mengejar pelaku lain,” pungkasnya.

 

Sumber: hariansib.com

Baca Juga

deras.co.id

YPSA Sembelih 14 Sapi dan 42 Kambing pada Iduladha 1447 H

DERAS.CO.ID – Keluarga Besar Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) melalui Badan Kenaziran Masjid Shafiyyatul Amaliyyah …