Monday , May 25 2026
Beranda / Berita / Riset JP Morgan atas RI Dianggap Punya Misi Politik Amerika
deras.co.id

Riset JP Morgan atas RI Dianggap Punya Misi Politik Amerika

Jakarta, Anggota Komisi XI DPR, Donny Priambodo, menilai riset lembaga keuangan internasional JP Morgan, yang memangkas rekomendasi atas Indonesia dari overweight menjadi underweight, bermuatan misi politik Amerika Serikat. Riset tersebut juga dinilai tidak kredibel dan tidak sesuai dengan kondisi fundamental ekonomi Indonesia.

Donny menyatakan keputusan pemerintah menghentikan kerja sama dengan JPMorgan sebagai bank persepsi per 1 Januari 2017, cukup tepat. Ia menuding JPMorgan bisa jadi mempunyai tujuan tertentu terhadap industri keuangan dalam negeri ketika mengeluarkan riset tersebut, karena institusi yang lain tidak menyatakan hal yang sama.

Kalau dikatakan misi (politik), bisa ya bisa tidak. Tetapi jika punya tujuan tertentu sepertinya dengan melihat modusnya, bisa dikatakan  unsur tersebut menjadi terpenuhi,” ucap politisi Partai NasDem tersebut seperti dikutip dari siaran persnya di Jakarta, Rabu 4 Januari 2017.

Donny menjelaskan bisa jadi riset yang dikeluarkan oleh JPMorgan adalah untuk memuluskan kembalinya uang ke Amerika. Hal ini menurutnya sebagai misi geopolitik Amerika atas Asia, khususnya Indonesia.

Apalagi, pasca terpilihnya Donald Trump pada pemilu Amerika Serikat, industri keuangan dunia mengalami gejolak yang tidak biasa. Bahkan secara langsung telah berdampak negatif secara jangka pendek terhadap Indonesia.

Bank Indonesia mencatat, dana asing yang keluar dari Indonesia mencapai Rp16 triliun dalam tempo sepekan perdagangan, yaitu 9-14 November lalu usai terpilihnya Trump. Rupiah di bulan November anjlok menjadi Rp13.800, untuk menstabilkan rupiah cadangan devisa menyusut US$3,5 miliar dibanding bulan sebelumnya.

Meski Trump belum menjabat, kebijakan ekonominya telah menimbulkan gejala ekonomi global. Trump dengan lantang mengeluarkan pernyataan kontroversialnya yang bisa memperburuk hubungan diplomatis dengan China. Bukan hanya pertahanan dan keamanan yang menjadi isu setral, tapi juga penguasaan pengaruh ekonomi bagi regional asia-pasifik.

Menurut Donny, Indonesia berada di antara dua kutub ekonomi besar dunia tersebut, dan sulit menghindarinya. Untuk itu Donny menyarankan pemerintah untuk lebih jeli dan menyiapkan segala sesuatunya supaya target-target makro ekonomi di tahun 2017 bisa tercapai dan stabil.

Catatan : Bank Persepsi adalah Bank umum yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan selaku BUN (Bendahara Umum Negara) menjadi mitra KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) untuk menerima setoran penerimaan negara bukan dalam rangka impor dan ekspor, yang meliputi penerimaan pajak, cukai dalam negeri, dan penerimaan bukan pajak

Sumber : viva.co.id

Baca Juga

deras.co.id

SMP YPSA Ukir Prestasi Global Lewat Ajang Penelitian Internasional WYIE 2026, Raih Medali Emas dan Perak

DERAS.CO.ID – Delegasi siswa-siswi SMP Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih Medali …