DERAS.CO.ID – Jakarta Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) tak mau buru-buru mengumumkan cawapres Anies Baswedan. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, koalisinya akan menunggu Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto mengumumkan cawapresnya terlebih dahulu.
Hal itu atas masukan dari Ketua Umum NasDem Surya Paloh. Tujuannya agar pertarungan Pilpres 2024 lebih adil dan proporsional.
“Kecuali kalau hasil musyawarah kita melihat bahwa Pak Surya Paloh punya pendapat yang menarik, akan sangat baik kalau cawapres Mas Anies itu diputuskan setelah katakan Mas Ganjar dan Pak Prabowo juga sudah memutuskan sehingga ada pertarungan yang adil dan lebih proporsional,” kata Mardani dalam diskusi virtual mengejar cawapres, Sabtu, (13/5/2023).
Mardani berharap Ganjar dan Prabowo sudah mengumumkan cawapresnya dalam waktu dekat. Menurutnya, pengumuman capres-cawapres lebih cepat akan baik.
“Saya berharap Juli udah, kayaknya Mas Ganjar akan cepat, Mba Saras (kader Gerindra) senyum senyum terus udah jelas itu udah punya calon yang akan diumumkan,” tuturnya.
“Karena lebih cepat lebih baik, karena masyarakat punya waktu untuk menilai, tidak membeli kucing di dalam karung,” sambungnya.
Mardani pun mengapresiasi Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri sudah mengumumkan Ganjar sebagai capres.
“Karena itu apresiasi sekali waktu Bu Mega menetapkan Mas Ganjar di 21 April kemarin bagus sekali, dan Pak Prabowo lebih awal ditetapkan,” pungkasnya.
Mardani Ali Sera mengungkapkan, nama Khofifah Indar Parawansa paling santer dibicarakan di internal koalisinya sebagai cawapres Anies Baswedan. Menurutnya, Khofifah punya basis di Jawa Timur yang bisa memperkuat elektabilitas Anies.
“Bu Khofifah banyak dibincangkan di internal karena memang cool orangnya, kemudian basisnya Jawa Timur, bisa memperkuat elektabilitas Mas Anies,” kata Mardani.
Mardani menjelaskan, Khofifah bisa mengambil pemilih perempuan. Selain itu, bisa membuka akses ke Nahdlatul Ulama.
“Walaupun Mas Anies alhamdulillah sekarang ini banyak diundang komunitas komunitas Nahdlatul Ulama di masyarakat,” ucapnya.
Mardani menambahkan, PKS juga sempat bertemu Mahfud MD terkait pembahasan cawapres Anies. Namun, Mahfud menyarankan cawapres Anies baiknya diutamakan dari internal koalisi.
“Kami waktu PKS ketemu berbincang dalam bab ini, tapi Pak Mahfud bijak kata Pak Mahfud ya lebih baik cawapresnya dari koalisi karena itu memperkuat dan buat saya etisnya memang yang dari dalam diprioritaskan,” tuturnya.
Meski demikian, Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Eks Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan juga masuk daftar cawapres Anies. Mardani berkata, dua figur ini punya prestasi yang baik.
“AHY sangat top list, karena beliau ketua umum partai bawa 54 kursi, kemudian muda, berprestasi,” ungkapnya.
“Di kami ada Kang Aher Gubernur di provinsi terbesar di Indonesia di Jawa Barat dua periode dengan prestasi luar biasa,” kata Mardani.
Sumber: liputan6.com
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!