Saturday , April 18 2026
Beranda / Featured / Tim Para -Bulu Tangkis Sumbang Emas Pertama Bagi Indonesia
deras.co.id
MEDALI EMAS: Tim pebulu tangkis beregu putra menunjukkan medali emas yang diraihnya pada final bulu tangkis beregu putra ASEAN Para Games 2023 di Morodoc Techo Badminton Hall, Phnom Penh, Kamboja, Sabtu (3/6). Indonesia meraih emas pertama ASEAN Para Games 2023 dari bulu tangkis beregu putra setelah menang atas Malaysia dengan skor 2-1.

Tim Para -Bulu Tangkis Sumbang Emas Pertama Bagi Indonesia

DERAS.CO.ID – Phanom Pehn – Tim para-bulu tangkis mempersembahkan medali emas pertama bagi kontingen Indonesia di ajang ASEAN Para Games (APG) 2023 Kamboja dari nomor beregu putra.

Meski sempat tertinggal, tim putra Indonesia bisa mengalahkan Malaysia dengan skor 2-1 di Badminton Hall Kawasan Stadion Nasional Morodok Techo, Phnom Phen, Sabtu (3/6).

Pada pertandingan final itu, Fredy Setiawan yang tampil sebagai tunggal pertama mendapatkan perlawanan sengit dari perwakilan Malaysia Mohamad Amin.

Keduanya pun saling mengejar poin dan pertandingan harus diselesaikan dalam tiga gim yang berakhir dengan kemenangan untuk tunggal Malaysia 19-21, 21-19, 21-18.

Indonesia dapat menyamakan kedudukan melalui pasangan ganda putra Hafizh Briliansyah Prawiranegara/Hari Susanto yang menang dua gim langsung atas pasangan Malaysia Muhamad Jaafar dan Muhammad Anuar dengan 21-12 , 21-16.

Di pertandingan tunggal kedua, Dheva Anrimusthi berhasil mengamankan medali emas pertama Indonesia di APG 2023 setelah melibas Amyrul Yazid dengan 21-13, 21-8.

Sebelumnya, di partai semifinal, Indonesia menang 2-0 atas Vietnam. Atlet tunggal putra Fredy Setiawan menang dua gim langsung atas Poloong Loc dengan 21-5, 21-3.

Sedangkan Ganda putra Fredy Setiawan/Suryo Nugroho juga menang dua gim atas ganda Vietnam Nguyen van Thuong/Pham Van Toi dengan 21-18, 18-8.

Kontingen Indonesia yang berkekuatan 268 atlet bakal berjuang memenuhi target 121 medali emas, 94 perak dan 84 perunggu dengan mengikuti 12 cabang olahraga.

Sebanyak 12 cabang olahraga itu adalah para-atletik, para-bulu tangkis, para-tenis meja, para-renang, para-angkat berat, judo tunanetra, para-catur, voli duduk, sepak bola cp, boccia, bola basket kursi roda, dan goalball.

Lompat Tinggi

Indonesia juga meraih medali emas dan perak dari nomor lompat tinggi cabang olahraga para-atletik di Stadion National Morodok Tekno, Phonm Phen, Minggu (4/6).

Medali emas disabet Nasip dengan lompatan tertinggi 175 cm. Dia mengalahkan rekan senegaranya, Agus Kurniawan yang meraih medali perak dengan catatan terbaik 172 cm.

Tinggi lompatan yang dilakukan Nasip juga memecahkan rekor ASEAN Para Games sebelumnya dengan lompatan 166 cm.

Sementara satu atlet lagi yakni Dapiel Bayage harus puas berada di posisi ketiga. Dia mencatatkan lompatan tertinggi 168 cm.

“Saya sempat grogi saat 168 cm. Pelatih meyakinkan dari sisi lapangan, bisa melewati 168 cm. Akhirnya saya coba dan berhasil dan melampaui 175 cm. Sementara tadi Vietnam yang di Solo dapat emas, gagal di lompatan terakhir 168 cm,” kata Nasip seusai perlombaan.

“Emas ini saya persembahkan khusus untuk Indonesia, keluarga, NPC Indonesia dan pelatih yang terus memotivasi di sisi lapangan. Luar biasa,” tutur Nasip.

Sementara itu, kebahagiaan juga terlihat di wajah Agus Kurniawan dengan raihan medali perak.

“Alhamdulillah target Indonesia tercapai. Kesulitan saya tadi di 172 cm. Ini sudah melampaui rekor saya, sebelumnya 166 cm, saat ini 172 cm,” tuturnya.

Dia juga tidak lupa mempersembahkan medali ini untuk Indonesia dan kedua orang tuanya.

Hasil di cabang para atletik lompat tinggi ini menjadi modal apik untuk menambah pundi-pundi medali emas. Untuk hari ini, para atletik berpotensi meraih delapan medali emas.

Diwarnai Hujan Deras

Upacara Pembukaan ASEAN Para Games 2023 di Stadion Nasional Morodok Techo, Phnom Penh, Kamboja, Sabtu (3/6), diwarnai hujan deras yang mengguyur kawasan komplek olahraga tersebut lebih dari setengah jam.

Berdasarkan susunan acara upacara pembukaan, kedatangan para penonton dimulai pada pukul 16.00 waktu setempat yang juga satu wilayah waktu dengan Waktu Indonesia Barat (WIB).

Sembari menunggu kedatangan para kontingen negara-negara peserta dan kedatangan Perdana Menteri Kamboja bersama jajarannya, sejumlah seniman setempat menampilkan pertunjukan musik di tengah derasnya guyuran hujan.

Selanjutnya, pada pukul 19.00, acara akan dibuka dengan menghitung mundur pembukaan ASEAN Para Games ke-12 yang ditandai dengan pertunjukan kembang api dan pemutaran lagu kebangsaan negara Kamboja.

Defile kontingen dimulai setelahnya yang dipimpin oleh para atlet dan tim ofisial dari negara tuan rumah, disusul oleh arak-arakan para kontingen 10 negara lainnya peserta ASEAN Para Games ke-12, iringan Federasi Olahraga Disabilitas ASEAN (APSF) disertai dengan “anthem” dari APSF.

Anthem APSF tersebut merupakan lagu berjudul The Greatest Love of APSF karya pegiat sosial asal Indonesia Natalia Tjahja yang juga merupakan pencipta lagu untuk ASEAN Para Games ke-11 di Solo Indonesia.

Kemudian perwakilan atlet disabilitas, juri, dan wasit akan melakukan upacara pengambilan sumpah penyelenggaraan kompetisi secara adil.

Selanjutnya anak Perdana Menteri Kamboja Hun Many yang merupakan Ketua Komite Penyelenggaraan ASEAN Para Games ke-12 akan memberikan kata sambutan, yang diikuti oleh sambutan dari Kepala APSF, dan diakhiri oleh pidato dari Perdana Menteri Kamboja Hun Sen sekaligus membuka secara resmi kompetisi olahraga penyandang disabilitas ke-12.

Acara akan dilanjutkan dengan pertunjukan utama upacara pembukaan yang berjudul “Khmer Heart” atau Jantung Kedamaian dan Kemakmukran.

Acara terakhir adalah pawai obor dan penyalaan kuali obor yang diakhiri dengan pertunjukan kembang api sekali lagi.

 

Sumber: hariansib.com

Baca Juga

deras.co.id

Payabakung United Juara Liga 4 Sumut, Wagub Surya Serahkan Trofi Piala Gubernur

DERAS.CO.ID – DELISERDANG – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyerahkan trofi juara Liga …