Friday , June 5 2026
Beranda / Featured / Usai Bantai Istri Dan Anaknya Hingga Tewas Dan Sekarat, Seorang Pria Dimassa Warga Di Mandala By Pass
deras.co.id

Usai Bantai Istri Dan Anaknya Hingga Tewas Dan Sekarat, Seorang Pria Dimassa Warga Di Mandala By Pass

DERAS.CO.ID – Medan – Usai membantai istri dan anaknya hingga tewas dan sekarat dengan menggunakan parang, seorang pria berinisial IS (34) warga Jalan Asrama Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Helvetia dimassa hingga kritis, Sabtu (22/10) malam.

Informasi dihimpun wartawan di lapangan, Minggu (23/10) sebelum peristiwa naas itu terjadi, korban Nurmaya Santi br Siregar (28) yang bekerja membersihkan bulu walet bersama seorang temannya, Maysarah alias Era menumpang becak motor (betor) untuk menemui suaminya di depan kantor Lantas Polsek Percut Sei Tuan Jalan Pancing, dengan tujuan menjemput dua anaknya yang sebelumya dijemput IS dari tempat penitipan anak di Sampali.

Sedangkan suami dari Masyarah alias Era, Ari Permana mengikuti mereka dari belakang dengan mengendarai sepedamotor. Setelah bertemu, ibu rumah tangga (IRT) tersebut diduga cekcok mulut dengan suaminya dan belum diketahui apa motifnya. Tak ingin keributan menjadi panjang, Nurmaya bersama dua anaknya dan Maysarah meninggalkan pelaku dan hendak pulang ke rumahnya dengan menumpangi betor. Pelaku yang juga mengendarai betor mengikuti korban dari belakang. Di saat bersamaan Ari juga mengikuti dari belakang.

Saat melintas di Jalan Mandala By Pass, Kecamatan Medan Tembung tak jauh dari SPBU, pelaku tiba-tiba menabrakkan betornya ke betor yang ditumpangi korban. Seketika itu juga pebetor terjatuh. IS kemudian mengambil parang dari bangku betornya, dan langsung menggorok leher serta membacoki kepala istrinya dan anaknya, Salsa (1) dengan membabi-buta.

Akibat pembantaian tersebut, IRT itu tewas menggenaskan di tempat kejadian akibat luka bacokan di kepala dan pipi kiri. Leher sebelah kanan dan kiri digorok. Sedangkan anak korban sekarat akibat luka bacokan di bagian siku tangan sebelah kiri dan kepala sebelah kiri.

Warga sekitar dan Ari yang melihat aksi pembantaian itu berusaha melerai. Namun pelaku justru menantang dengan mengarahkan parang ke arah warga. Dengan spontan warga langsung menghakimi pelaku hingga kritis dan tak sadarkan diri serta wajah berlumuran darah.

Tak lama berselang personel Reskrim Polsek Percut Sei Tuan yang mendapat informasi terkait kasus pembunuhan tiba di lokasi.

Selanjutnya korban, anaknya dan pelaku dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan otopsi serta perawatan medis.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol M Agustiawan saat dikonfirmasi menjelaskan akibat peristiwa pembacokan itu, anak korban mendapat 16 jahitan di kepala sebelah kiri dan 5 jahitan di siku sebelah kiri.

“Dari lokasi petugas juga menyita barang bukti 2 betor dan parang yang digunakan pelaku saat membacok istri dan anaknya. Saat ini pelaku masih dirawat di RS Bhayangkara Medan,” ujarnya.

Lanjutnya, sejumlah saksi di antaranya Maysarah beserta suaminya Ari Permana dan penarik betor, Hasrat Utama sudah dimintai keterangannya.

“Untuk motif pelaku yang tega menghabisi nyawa istrinya masih kita dalami. Lantaran pelaku belum bisa dimintai keterangannya karena masih dirawat intensif,” ungkapnya.

 

 

Sumber: hariansib.com

Baca Juga

deras.co.id

Wagub Sumut Surya Tegaskan Percepatan Proyek Strategis Daerah

DERAS.CO.ID – MEDAN – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan pentingnya percepatan pelaksanaan …