Thursday , April 16 2026
Beranda / Berita / WDR: RI Butuh 45 Tahun Untuk Kejar Ketertinggalan Pendidikan dan 75 Tahun Untuk Ilmu Pengetahuan
deras.co.id
Sri Mulyani Saat Di World Bank

WDR: RI Butuh 45 Tahun Untuk Kejar Ketertinggalan Pendidikan dan 75 Tahun Untuk Ilmu Pengetahuan

Washington, Indonesia dianggap butuh waktu 45 tahun untuk mengejar ketertinggalan di bidang pendidikan dalam hal membaca. Sementara untuk ilmu pengetahuan, Indonesia butuh waktu sampai dengan 75 tahun.

Demikianlah laporan terbaru dari Bank Dunia yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kantor Pusat Bank Dunia, Washington, seperti dikutip Senin (16/10/2017). Laporan tersebut didasarkan pada sistem pendidikan nasional yang berlaku sekarang.

“Hasilnya itu dari WDR (World Development Report) kita itu Indonesia untuk mengejar ketertinggalan pendidikan agar sama dengan OECD itu dibutuhkan 45 tahun, kalau sistem pendidikannya masih kayak gini,” papar Sri Mulyani.

“Kalau untuk science dibutuhkan 75 tahun untuk mengejar ketertinggalan. Ini hasil yang perlu untuk memperbaiki diri dalam kualitas pendidikan kita,” terangnya.

Sri Mulyani akan menyampaikan hasil tersebut kepada Menteri Pendidikan dan Menteri Agama, serta pemerintah daerah karena ikut mengelola pendidikan.

“Jadi Indonesia harus betul-betul melakukan reformasi,” ujarnya.

Indonesia memiliki dana yang cukup besar pada bidang pendidikan. Di mana setiap tahunnya, pemerintah mengalokasikan dana 20% dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sri Mulyani mengharapkan hasilnya juga berkualitas.

“Jangan sampai dengan 20% itu hasilnya tidak baik. Jadi kita tentu ingin menggunakan dana 20% itu menghasilkan kualitas yang setara,” tegas Sri Mulyani.

Catatan: OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) atau Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi  adalah sebuah organisasi internasional dengan tiga puluh negara yang menerima prinsip demokrasi perwakilan dan ekonomi pasar bebas.

Sumber: detik.com

Baca Juga

deras.co.id

HUT ke-78 Sumut, Bobby Nasution Sebut Kolaborasi Kunci Wujudkan Daerah Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

DERAS.CO.ID – MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, menegaskan pentingnya kolaborasi …