“BEBASKAN UIGHUR BERISLAM”
Medan (21/12), Kekejaman yang dilakukan Pemerintah Komunis China terhadap Muslim Uighur mendapat protes keras dari Ummat Islam di seluruh Dunia. Begitu pula dengan Indonesia, disetiap provinsi dan kabupaten kota, juga terjadi gelombang massa yang menuntut keadilan bagi Muslim Uighur di China. Tidak ketinggalan warga Sumatera Utara, dengan dikomandoi oleh Gerakan Nasional Penjaga Fatwa Ulama (GNPF) Ulama Sumut, seluruh lembaga dan komunitas termasuk ACT Sumut, serempak melaksanakan aksi penolakan kekejaman yang dilakukan pemerintahan Komunis China kepada masyarakat Muslim Uighur.
Konsentrasi massa dikumpulkan dipelataran parkir Masjid Raya Al Mashun Medan, dari berbagai elemen dan lembaga, ormas se Kota Medan, tumpah kejalan Jalan Masjid Raya Medan. Lebih dari 2000 massa berkumpul disana. Selepas Sholat Jumat, massa pun bergerak ke jalan Masdulhak dengan cara longmarch, melewati Jalan Brigjen Katamso, Jalan Pemuda, Jalan Let Jend Suprapto, hingga titik kumpul akhir di Jalan Masdulhak didepan rumah Konsulat Jenderal China.
Dengan dikomandoi oleh pimpinan aksi mewakili GNPF Ulama Sumut, massa pun melakukan aksi dan orasi. Dilokasi petugas keamanan dari Polresta Kota Medan telah berada di lokasi, lebih dari seratus petugas keamanan diturunkan. Aksi yang sempat terjadi ketegangan antara petugas keamanan ini pun berlangsung damai. Massa melakukan penyelegelan terhadap rumah Konsulat Jenderal China tersebut.
Harapan massa aksi tak lain agar adanya respon dari perwakilan pemerintahan Komunis China untuk menghentikan kekacauan dan kekejaman yang terjadi di China. Dan memaksa pemerintah Indonesia juga untuk peduli terhadap kasus ini. Kalau perlu usir Konsulat Jenderal China dari Sumatera Utara, jika aksi ini tidak mendapat respon dari Konjen China ini.
Menjelang sore, aksi bubar dengan tertib.
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!