DERAS.CO.ID – Jakarta – Kampanye akbar atau rapat umum sudah dimulai oleh para capres-cawapres, Minggu (21/1). Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja memastikan pihaknya akan meningkatkan pengawasan di lokasi-lokasi kampanye akbar tersebut.
“Tentu rapat umum metodenya berbeda dengan kampanye lain. Jadi teman-teman pengawas akan awasi tempat rapat umum yang ada, tidak mungkin juga pengawas harus depan panggung. Biasanya di dalam dan luar arena,” ujar Bagja usai deklarasi kampanye damai di MH Thamrin, Minggu (21/1).
Bagja menerangkan, Bawaslu khususnya akan mengawasi terkait potensi bagi-bagi uang dalam kampanye akbar. Kampanye akbar dimulai pada 21 Januari sampai 10 Februari 2024.
“Kenapa di luar arena? Karena bila dalam rapat tiba-tiba ada pembagian politik uang. Di luar arena. Ini yang kita lakukan. Peningkatan, tergantung sumber daya di Bawaslu masing-masing,” kata dia.
“Tentu semua akan pakai ID Card. Tidak boleh tidak pakai,” tambah dia.
Di sisi lain, Bagja mengatakan akan ada penambahan jumlah pengawas di TPS jelang hari pemilihan.
“Nanti insyaallah tanggal 21-22 ini akan ada penambahan satu per TPS. Pengawas TPS akan dilantik pada 21-22 Januari ini kecuali ada beberapa daerah yang masih belum karena pengumuman kembali atau juga kita masih update jumlah datanya,” ujarnya.
“Yang jelas sudah 8.000-an lah pengawas TPS yang akan dilantik. Jadi insyaallah dalam waktu dekat ini akan terpenuhi semua pengawas TPS di seluruh Indonesia,” tandas dia.
Sumber: hariansib.com
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!