Jakarta, Pembagian ‘Nasi Anjing’ di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sempat menulai polemik karena nasi bungkus itu dikira berisi daging anjing. Pembagian ‘Nasi Anjing’ ini diinisiasi oleh Yayasan Qahal Family. Yayasan Qahal bergerak di berbagai kegiatan sosial. Mereka banyak terlibat dalam membantu warga yang tengah diterpa bencana. Kali ini, Yayasan …
Selengkapnya »Hasil Investigasi Reuters Ungkap Data Kematian PDP Sebenarnya 2.212 Jiwa
Lebih dari 2.200 orang Indonesia meninggal dunia dengan gejala akut Covid-19 tapi tidak tercatat sebagai korban penyakit itu. Informasi itu berdasarkan review Reuters terhadap data dari 16 provinsi. Tiga pakar medis menyatakan data itu menunjukkan korban meninggal nasional jauh lebih tinggi dibandingkan data resmi sebanyak 765 orang. Indonesia merupakan salah …
Selengkapnya »Viral Warga Kecam Keras ‘Nasi Anjing’, Polisi Lakukan Uji Laboratorium
Jakarta, Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara tengah memeriksa isi kandungan Nasi Anjing yang belakangan viral karena diprotes masyarakat Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pemeriksaan laboratorium dilakukan untuk mengetahui apakah nasi tersebut mengandung zat yang layak dikonsumsi masyarakat. “Penyelidikan (komposisi makanan) belum dihentikan, penyelidikan terkait uji labfor komponen makanan,” ujar Kasat …
Selengkapnya »Jokowi Ungkap Alasan Enggan Lakukan Lockdown
Jakarta, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan memiliki pertimbangan kenapa tidak memilih karantina wilayah atau lockdown. Menurutnya, tidak ada negara yang berhasil menyelesaikan penyebaran virus Corona dengan lockdown. Awalnya, Jokowi menyampaikan, untuk anggaran karantina wilayah, di Jakarta perlu Rp 550 miliar. Saat itu, masyarakat tidak bisa beraktivitas di luar rumah. “Jakarta, …
Selengkapnya »Harga BBM Seharusnya Sudah Turun, Eks Wamen ESDM Ungkap Harga Jualnya
Jakarta, Mantan wakil menteri ESDM era SBY, Rudi Rubiandini mengatakan, di tengah harga minyak yang sedang anjlok harga bensin seharusnya juga menjadi murah. Ia menjelaskan mestinya bahan bakar minyak (BBM) bisa di angka Rp 7.100 per liter pada Mei mendatang. “Mulai 1 Mei ini, seharusnya Pertamina, Total, Shell, dan badan …
Selengkapnya »Gugat Sang Menteri, Program Asimilasi Ala Yasonna Laoly Bisa Berbuah Tragedi
Kebijakan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Hamonangan Laoly, membebaskan puluhan ribu narapidana berefek berantai. Niat semula untuk mengurangi kapasitas penjara-penjara demi mencegah penularan wabah virus corona ternyata malah memunculkan aneka masalah baru. Sebagian napi yang sudah menikmati kebebasan dilaporkan berulah lagi dengan bertindak kriminal. Status mereka sebagai mantan …
Selengkapnya »Jadwal Sholat Bulan Ramadhan 1441 H Untuk Wilayah Kota Medan dan Sekitarnya
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2020 Kota Medan ini dipersembahkan untuk seluruh umat Islam di Kota Medan. Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dan ibadah puasa di tahun 1441 hijriyah ini. Dengan jadwal imsak ini, diharapkan kaum muslimin lebih mudah mempersiapkan diri untuk sahur, berbuka, dan persiapan sholat. Mengingat sunnahnya mengakhirkan sahur dan …
Selengkapnya »Harus Tahu, Ternyata APD Memiliki 3 Standar Dengan 3 Tingkatan Perlindungan
Alat pelindung diri atau APD menjadi salah satu isu yang mencuat di masa pandemi virus corona atau Covid-19. Gambar-gambar yang menampilkan petugas mengenakan jas hujan serta kenyataan semakin banyak tenaga medis yang terinfeksi meyakinkan publik bahwa tenaga medis kita kekurangan APD. Risiko yang ditanggung petugas medis akibat minimnya APD menggugah nurani. Karena …
Selengkapnya »Anggota DPR Fraksi PKB Tegas Minta Stafsus Milenial Dibubarkan
Jakarta, Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKB Yaqut Cholil Qoumas menyebut Staf khusus Millenial Presiden RI sebaiknya dibubarkan. Pernyataan ini disampaikan Yaqut menyusul mundurnya dua stafsus Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni Adamas Belva Syah Devara dan Andi Taufan Garuda. “Bubarkan saja stafsus milenial ini. Tidak berfaedah,” kata pria …
Selengkapnya »dr. Heri Munajib: Puasa Bisa Tekan Penyebaran Virus Corona
Persebaran virus Corona di Indonesia belum menunjukan tanda-tanda penurunan meski saat ini sudah memasuki bulan suci Ramadhan. Bahkan masih terjadi pertambahan kasus positif hingga hari ini. Menurut dr. Heri Munajib bagian pusat data, dan informasi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PP PDNU), puasa bisa menekan angka penyebaran virus Corona …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!