Jakarta, Politikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan berpendapat bahwa polemik peralihan perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia (FI) dari Kontrak Kerja (KK) ke Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) sarat dengan muatan politik kepentingan asing terhadap Indonesia. “Saya melihat kisruh dan carut marut ini syarat muatan kepentingan asing yang mencoba memanfaatkan suasana …
Selengkapnya »Yusril: Gagasan Dahlan Iskan Mencerdaskan Bangsa
Pakar hukum tata negara Prof Dr Yusril Ihza Mahendra mengaku mengenal dekat dengan mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan. Yusril menuturkan kedekatannya dengan Dahlan saat menjadi mahasiswa dan tinggal bersama-sama dalam satu asrama. Kedekatan itu ditambah orang tuanya juga bersahabat dengan orang tua Dahlan Iskan. “Pak Dahlan …
Selengkapnya »Senjata Pemusnah Massal, Bagaimana VX Bisa Masuk Malaysia?
Otoritas Malaysia sudah mengidentifikasi jenis racun yang digunakan untuk membunuh Kim Jong-nam di Bandara Internasional Kuala Lumpur, 13 Februari lalu. Racun jenis VX yang sangat mematikan. Hasil penyelidikan ini pun sangat mengejutkan. Pasalnya, jenis racun yang digunakan bukanlah racun biasa. VX sudah lama dilarang penggunaannya. Selain itu, kemampuannya yang mengerikan …
Selengkapnya »Seword.com Dilaporkan Ke Polda, Pakar: Tepat Dikenakan Pasal UU ITE
Jakarta, Situs Seword.com dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena memuat artikel yang diduga fitnah. Artikel tersebut berjudul “Bukti Anies Jatuh dalam Kubangan Setan“. Namun setelah dilaporkan ke polisi, artikel tersebut sudah tak bisa diakses atau dibaca. Sementara pengamat hukum pidana Asep Iwan mengatakan, jika penyebaran itu berisi fitnah maka sudah …
Selengkapnya »Dana Umat Dipidanakan, Dana Teman Ahok Dibiarkan, Wakil Ketua MPR: Ini Kriminalisasi
Jakarta, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Hidayat Nur Wahid (HNW) menilai penetapan Islahudin Akbar dan Ustadz Adnin Armas oleh Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU), merupakan bentuk kriminalisasi. “Ini bagian dari kriminalisasi,” ujar dia di Aula Siti Zaunun Muhammad Zainul …
Selengkapnya »Kuasa Hukum GNPF: Tak Ada Kaitan Yayasan Keadilan Dengan Bukti Transfer Dana Ke Turki
Jakarta, Tuduhan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang mengatakan telah menemukan bukti transfer dana sebesar Rp 1 miliar dari Ustadz Bachtiar Nasir ke Turki, dikaitkan dengan kasus penyelewengan dana Yayasan Keadilan untuk Semua (YKUS) dibantah kuasa hukum GNPF-MUI. “Tuduhan Kapolri Tito Karnavian yang menyebut Ustadz Bachtiar Nasir telah mentransfer dana ke …
Selengkapnya »Yusril Jadi Saksi Meringankan Habib Rizieq, Berharap Kasus Dihentikan
Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menyatakan kesiapannya untuk menjadi saksi ahli meringankan terhadap tersangka Habib Rizieq Shihab, terkait dugaan penghinaan terhadap Pancasila. Kasus ini ditangani oleh Polda Jawa Barat. Dalam keterangan pers yang diterima VIVA.co.id, Yusril mengatakan persoalan sejarah perumusan falsafah negara dan UUD 1945, adalah bidang keilmuan …
Selengkapnya »Kunjungan Super Mewah Raja Saudi Ke Indonesia, Ini Dia. . .
Kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al Saud ke Indonesia awal Maret nanti sangat istimewa. Kali terakhir raja Saudi mengunjungi Indonesia adalah pada 1970. Raja kala itu adalah Faisal bin Abdulazis Al Saud. Nah, setelah 47 tahun, raja Saudi kembali mengunjungi Indonesia. Rombongan Raja Salman berada di Indonesia …
Selengkapnya »Adnin Armas, Intelektual Islam Dijadikan Tersangka Oleh Polri
Jakarta, Selain Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Ustadz Bachtiar Nasir, terdapat dua nama inteletual muslim, yang dijerat hukum Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) oleh Mabes Polri. Kedua intelektual muslim itu adalah Adian Husaini dan Adnin Armas. Belakangan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menetapkan Ketua Yayasan Keadilan untuk …
Selengkapnya »Mengapa Dana Teman Ahok Tak Diusut Polri?
Jakarta, Polri tengah mengusut kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan aksi bela Islam beberapa waktu lalu. Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani mempertanyakan mengapa Polri tidak sama sekali mengusut perihal penggalangan dana masyarakat yang dilakukan oleh Teman Ahok. Arsul Sani meminta penjelasan Kapolri Jenderal Tito …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!