Jakarta, Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menyebut bila hukum digunaan untuk melindungi kepentingan kelompok tertentu, akan membuat kondisi politik dan penegakan hukum menjadi tidak sehat. Pernyataan ini dilontarkan menanggapi wacana dibukanya kembali kasus mantan Ketua KPK Antasari Azhar. “Yang kita khawatirkan Antasari dijadikan sebagai komoditas politik untuk kepentingan kelompok tertentu …
Selengkapnya »Prabowo: Rebut Jakarta untuk Selamatkan Indonesia!
Jakarta, Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mengatakan, pihanya akan merebut kembali kekayaan milik bangsa Indonesia dan digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat Indonesia. “Cepat atau lambat kita akan merebut kembali kekayaan Indonesia. Kekayaan rakyat untuk rakyat Indonesia, maka rebut Jakarta untuk selamatkan Indonesia,” kata Prabowo di GOR Soemantri Brodjonegoro …
Selengkapnya »Revolusi Mental, Presiden Minta Ulangi Nama-Nama Ikan Pada Anak SD Ini
Jakarta, Enam Presiden Republik Indonesia (RI) sebelumnya, tidak pernah mengalami hal sangat memalukan seperti yang dialami Presiden Joko Widodo. Peristiwa itu terjadi ketika Presiden Jokowi yang dikenal dengan jargon Revolusi Mental saat kampanye dulu itu, membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada anak-anak panti asuhan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2017) …
Selengkapnya »Kominfo Jaring 10 Ribu ‘Tentara’ Siber
Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika sedang menjaring 10 ribu ‘tentara’ siber Indonesia untuk membela dan memperkuat pertahanan siber bangsa. Melalui Direktorat Keamanan Informasi Ditjen Aplikasi dan Informatika Kementerian Kominfo, ‘tentara’ siber tersebut diharapkan dapat mengatasi minimnya jumlah orang di bidang siber. Sebab, Indonesia saat ini terbilang kekurangan bakat ahli keamanan …
Selengkapnya »Puluhan Ribu Ummat Ikuti Subuh Berjama’ah Dan Tabligh Akbar Bersama GNPF-MUI
Surabaya, Puluhan ribu umat Muslim mengikuti shalat Subuh berjamaah sekaligus tabligh akbar di Masjid Al-Falah di Jalan Raya Darmo Surabaya, Sabtu (28/1). Sejak Jumat (27/2) usai Isya, jamaah dari beberapa daerah di Jatim mulai berdatangan dan langsung berada di dalam dan luar area masjid sebagai rangkaian dari tabligh akbar “Aksi …
Selengkapnya »Hakim Konstitusi Patrialis Akbar Resmi Dipecat
Jakarta, Akhirnya Mahkamah Konstitusi (MK) mencopot Hakim Konstitusi Patrialis Akbar, hal ini seiring dengan ditetapkanya Patrialis sebagai tersangka kasus korupsi jual beli putusan MK. “Rapat Permusyawaratan Hakim mengambil keputusan sebagai berikut yaitu membebastugaskan hakim terduga Dr Patrialis Akbar, SH., MH dari tugas dan kewenangannya sebagai hakim konstitusi sejak hari ini, …
Selengkapnya »Lagi, Anies ‘Semprot’ Ahok Soal IPM Tinggi Di Jakarta
Jakarta, Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok merasa jumawa atas tingginya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jakarta. Namun, kebanggaan terdakwa kasus penodaan agama itu langsung dipatahkan oleh calon nomor urut tiga Anies Baswedan yang berduet dengan Sandiaga Uno. Menurut dia, Ahok tak usah berbangga …
Selengkapnya »Agus Sindir Pembangunan di Ibu Kota Disertai Penggusuran
Jakarta, Calon Gubernur nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menanggapi pertanyaan calon gubernur nomor urut tiga, Anies Baswedan, mengenai mereformasi birokrasi dan pembangunan Jakarta tanpa penggusuran. Dengan santai, Agus mengawali pertanyaan Anies dengan menyindir cagub Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terlebih dulu. “Saya lihat pertanyaannya ke kami, tapi kok nyerang nomor …
Selengkapnya »Keliru Kutip Data, Anies Skakmat Ahok
Jakarta, Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan, meluruskan pernyataan keliru cagub nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyebut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berada di rangking 22 ketika dipimpin Anies. Rangking kinerja terkait Kepatuhan Standar Pelayanan Publik itu dilakukan Ombudsman RI. Hasil survei ini dilakukan …
Selengkapnya »Kapolda Jabar: Kemungkinan Besar Status Ditingkatkan Jadi Tersangka
Jakarta, Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan menyatakan pihaknya akan melakukan gelar perkara guna menentukan status Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab, Senin (30/1) pekan depan. Menurut dia, dalam gelar perkara kasus dugaan penghinaan Pancasila tersebut Rizieq berpotensi menjadi tersangka. “Ya kemungkinan besar statusnya akan ditingkatkan menjadi tersangka,” …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!