Sunday , November 1 2026
Beranda / Saintek (halaman 106)

Saintek

Terungkap, 12.800 Tahun Lalu Bumi Dingin Mendadak akibat Hantaman Asteroid

KOMPAS.com – Bumi pernah dingin mendadak sekitar 12.800 tahun lalu. Penelitian terbaru mengungkap bahwa sebab musabab dari peristiwa itu adalah hantaman asteroid. James Kenneth, geolog Universitas California di Santa Barbara meneliti deposit material di 30 lokasi yang diyakini jejak-jejak hantaman asteroid. Analisis mengungkap bahwa deposit itu berasal dari masa 12.835 …

Selengkapnya »

Membaca Tanda-tanda El Nino Kuat

JAKARTA, KOMPAS – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi kekuatan El Nino yang saat ini moderat bakal berubah status menjadi kuat pada Agustus 2015. Itu didukung analisis lembaga meteorologi di sejumlah negara maju. Sejumlah tanda menunjukkan, El Nino tahun ini berpeluang lebih kuat dibanding tahun 1997, yang disebut-sebut El Nino …

Selengkapnya »

Hasil Uji Coba Vaksin Ebola Dinyatakan Efektif

KOMPAS.com – Organisasi kesehatan dunia WHO memuji hasil uji coba vaksin Ebola yang terbukti memberi perlindungan seratus persen, pada saat dilakukan di Guinea. WHO mengatakan dunia saat ini dekat sekali dengan penemuan vaksin yang akan mampu melawan penyakit mematikan itu secara efektif. Vaksin ini diujicobakan terhadap ribuan orang segera sesudah …

Selengkapnya »

Bagaimana Semut Kecil Membawa Beban Besar?

KOMPAS.com — Para ilmuwan di Israel menemukan bagaimana semut bekerja sama untuk memindahkan makanan dalam ukuran besar ke sarang mereka.Kelompok semut dalam jumlah besar mengangkat benda yang berat, tetapi sepertinya mereka kurang dapat mengatur arah. Sejumlah kecil “pencari jalan” kemudian campur tangan dan “menyetir” untuk sementara waktu.Binatang ini sepertinya memiliki keseimbangan …

Selengkapnya »

Badak Putih Utara Mati, Tersisa 4 di Dunia

KOMPAS.com — Satu dari lima ekor badak putih utara yang masih tersisa di dunia mati karena kista yang pecah. Nabire, betina yang berumur 31 tahun, mati di Kebun Binatang Dvur Kralove, Ceko, pada hari Senin (27/7/2015) malam. Dengan kematian itu maka sekarang tinggal tiga ekor betina dan satu ekor jantan badak putih …

Selengkapnya »

Gempa Mamberamo, Momentum Mendorong Riset Tektonik di Papua

KOMPAS.com – Papua kini beruntung. Meski diguncang gempa bermagnitudo 7,2 pada Selasa (28/7/2015) pada pukul 6.41 WIT, kerusakan dan korban meninggal sedikit. Laporan sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap hanya ada 1 korban meninggal, 4 bangunan rusak ringan, dan 1 rusak berat. Andaikata wilayah yang diguncang gempa merupakan daerah …

Selengkapnya »

Budidaya Ikan Endemis Belum Jadi Kepedulian

JAKARTA, KOMPAS — Beragam ikan endemis atau khas perairan tertentu bisa menjadi bahan pangan. Namun, pemerintah cenderung fokus membudidayakan jenis ikan pangan umum, termasuk spesies asing dan invasif. Jika budidaya ikan endemis tetap diabaikan, satu per satu kekayaan jenis asli Indonesia bisa punah. “Ikan endemis bisa menguntungkan, tapi penelitian yang …

Selengkapnya »

Tiongkok Sukses Luncurkan Dua Satelit Navigasi “Tandingan GPS”

Tiongkok sukses meluncurkan dua buah satelit ke antariksa yang merupakan bagian dari jaringan satelit navigasi darat, laut, dan udara. Jaringan satelit itu akan menandingi sistem global positioning system (GPS) milik Amerika Serikat. Roket yang membawa dua satelit itu diluncurkan dari Pusat Peluncuran Satelit Xichang, di Provinsi Sichuan pada Sabtu (25/7/2015), pukul 20.29 …

Selengkapnya »

Prioritaskan Budidaya Ikan Endemis

JAKARTA, KOMPAS — Penebaran benih jenis ikan asing di perairan mengancam keberadaan jenis ikan asli (endemis). Saatnya pemerintah pusat dan daerah memprioritaskan budidaya ikan asli, khususnya untuk kebutuhan pangan. Pakar limnologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Gadis Sri Haryani menuturkan, pemda perlu mengantongi hasil riset atau pendataan spesies di perairan …

Selengkapnya »

Udang Tawar Indikator Alami Mutu Sungai

BOGOR, KOMPAS — Kondisi sungai yang buruk akibat pencemaran membuat hampir seluruh spesies udang air tawar tak bertahan. Ketiadaan udang di bagian sungai jadi indikator alami air tak bisa digunakan manusia untuk kebutuhan sehari-hari. Itu terlihat dari studi “Biota Perairan dan Herpetofauna di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung dan Cisadane Kajian …

Selengkapnya »