Saturday , September 12 2026
Beranda / Saintek (halaman 108)

Saintek

Perubahan Iklim Kutub Utara Menciptakan Zaman Baru

KOMPAS.com – Sejumlah perubahan Laut Kutub Utara begitu besar sehingga kawasan tersebut dipandang memasuki “sebuah masa baru”, menurut sejumlah ilmuwan Norwegia. Perubahan penutup tetap es yang tebal menjadi bentuk baru, di mana es yang lebih tipis menghilang pada musim panas akan menciptakan pengaruh yang luas, kata mereka. Norwegian Polar Institute melakukan …

Selengkapnya »

Arkeolog Teliti Temuan Artefak Kapal Kuno di Natuna

KOMPAS.com – Lima artefak kapal dari abad ke-10 hingga ke-19 Masehi ditemukan di wilayah perairan Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau. Temuan tersebut menguatkan bahwa Natuna merupakan titik penting dalam jalur pelayaran perdagangan internasional yang menghubungkan Tiongkok dengan kawasan Asia Tenggara.  Selama dua pekan, 14-25 April 2015, lima penyelam dari Pusat Arkeologi Nasional …

Selengkapnya »

Misi Berakhir, Wahana Antariksa Messenger Tabrak Planet Merkurius

JAKARTA, KOMPAS.com – Misi eksplorasi Planet Merkurius yang dilakukan wahana antariksa Messenger (Mercury Surface, Space Environment, Geochemistry, and Ranging) selama 11 tahun akhirnya berakhir.  Perjalanan panjang yang dilalui wahana tersebut sejak diluncurkan tahun 2004 diakhiri secara dramatis dengan menjatuhkannya ke permukaan Merkurius. “Misi Messenger menyediakan amunisi baru bagi para ilmuwan untuk memulai …

Selengkapnya »

Teka-teki Terbesar dalam Pembangunan Piramida Terkuak

KOMPAS.com — Di balik kemegahan piramida, ada satu teka-teki besar. Bagaimana bahan baku dari bangunan kuno, yang bahkan terlihat dari antariksa itu, dibawa ke lokasi pembangunan? Pertanyaan itu didasari pada beratnya pekerjaan membawa batuan di gurun, dan minimnya teknologi pendukungnya. Batu tersebut dibutuhkan jumlah besar. Sementara itu, alat canggih yang bisa …

Selengkapnya »

Satu Persen Spesies Pohon Simpan 50 Persen Karbon

KOMPAS.com – Sekitar 1 persen dari semua spesies pohon di Amazon, Amerika Selatan, menentukan setengah dari keberadaan karbon di hutan tropis luas kawasan tersebut, demikian perkiraan sebuah kajian. Meskipun daerah ini adalah tempat tinggal sekitar 16.000 spesies pohon, para peneliti menemukan hanya 182 spesies yang menguasai proses penyimpanan karbon. Amazonia sangat …

Selengkapnya »

Robot Curiosity Temukan Rekahan Batuan di Mars

Robot milik NASA Curiosity menemukan rekahan batuan di Mars. Temuan ini memperpanjang daftar bukti bahwa Mars memiliki komponen utama untuk bertahan hidup. Penemuan jejak rekahan batuan atau vein itu tampak di “Garden City”. Sebutan kawasan tersebut terletak pada sebuah gunung dengan tinggi hampir 3,5 mil (sekitar 5,6 kilometer) dari permukaan Mars. Rekahan …

Selengkapnya »

Terungkap, Bumi Pernah “Kiamat” Enam Kali

KOMPAS.com — Selama 450 juta tahun, Bumi pernah mengalami “kiamat” atau kematian massal 5 kali. Itulah yang dipahami selama ini. Dalam publikasi di Geological Society of American Bulletin, ilmuwan mengatakan, ada satu lagi peristiwa yang bisa disebut kematian massal, yaitu peristiwa Capitanian yang terjadi 262 juta tahun lalu.  David Bond dari University …

Selengkapnya »

Sebab Musabab Dengung Misterius Bumi Akhirnya Terungkap

KOMPAS.com — Bumi tidak diam, tetapi menghasilkan suara yang mirip dengung dan bisa bertahan selama berbulan-bulan. Selama puluhan tahun, ilmuwan berusaha mengetahui sebab musabab suara misterius itu.  Menggunakan pemodelan komputer, Fabrice Ardhuin, pakar oseanografi dari French Research Institute for Exploitation of the Sea, akhirnya berhasil mengungkapnya. Sebelumnya, banyak ilmuwan berpikir bahwa …

Selengkapnya »

Sebagian Besar Populasi Paus Bungkuk Tidak Lagi Terancam Punah

HONOLULU, KOMPAS.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengusulkan agar sebagian besar populasi paus bungkuk (Megaptera novaeangliae) tidak lagi dimasukkan ke dalam daftar kelompok binatang langka. Badan Administrasi Kelautan Nasional AS (NOAA) menyatakan paus bungkuk bisa diklasifikasikan menjadi 14 kelompok populasi yang berbeda. Dari 14 kelompok besar itu, 10 di antaranya seharusnya masih aman …

Selengkapnya »

Benda Terbesar Sejagat Ditemukan di Area Misterius Alam Semesta

KOMPAS.com — Astronom menemukan obyek raksasa di alam semesta. Obyek itu ialah supervoid, punya diameter sekitar 1,8 juta tahun cahaya. Bayangkan besarnya, rentang jarak Bumi ke Pluto saja hanya 5,3 jam cahaya. Istvan Szapudi, astronom yang memimpin studi di University of Hawaii di Manoa, mengatakan bahwa obyek tersebut kemungkinan “merupakan benda …

Selengkapnya »