Friday , September 11 2026
Beranda / Saintek (halaman 109)

Saintek

Rekor, Paus Abu-abu Menempuh Jarak 22.500 Kilometer Tanpa Makan

KOMPAS.com — Varvara, seekor paus abu-abu, telah bermigrasi sejauh 22.500 kilometer dari Rusia menuju Meksiko dan sebaliknya. Hebatnya lagi, selama bermigrasi, mamalia ini tanpa makan. Paus ini memiliki suhu tubuh serupa manusia. Meski demikian, Varvara tidak memiliki kemampuan navigasi yang baik. Akibatnya, Varvara harus bermigrasi dengan jarak yang luar biasa jauh, bahkan …

Selengkapnya »

Inilah “Neraka” Alam Semesta

KOMPAS.com – Tak ada kata yang lebih tepat untuk menggambarkan planet HD 189733b selain neraka. Suhu planet itu sangat panas, mencapai 3.000 derajat Celsius, 300 kali lebih panas dari air mendidih. HD 189733b merupakan jenis “hot Jupiter”. Planet ini terletak di konstelasi Vulpecula. Jarak planet tersebut dengan bintangnya 13 kali lebih …

Selengkapnya »

Terungkap, Kematian Bisa Ditunda

KOMPAS.com — Selama ini, banyak orang percaya bahwa kematian dipicu oleh jantung yang berhenti berdetak sehingga pemompaan darah ke seluruh tubuh terhenti dan akhirnya tubuh berhenti bekerja.  Namun, penelitian terbaru oleh pakar saraf dari University of Michigan, Jimo Borjigin, mengungkap bahwa kematian lebih ditentukan oleh kiriman sinyal ke jantung dari otak …

Selengkapnya »

Perlindungan Gambut Terancam Diperlemah

KOMPAS.com – Pemerintah hendak merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2014 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut. Revisi dititikberatkan pada pertimbangan ekonomi. Rencana itu disesalkan sejumlah pihak karena menunjukkan ketidakkonsistenan pemerintah melindungi hutan gambut tersisa. “Pemerintah tak boleh mengeluarkan aturan mundur yang menurunkan standar perlindungan bagi lingkungan hidup,” kata Henri Subagiyo, …

Selengkapnya »

Ditemukan Bukti Adanya Air di Planet Mars

JAKARTA, KOMPAS.com — Wahana peneliti milik Badan Ruang Angkasa Amerika Serikat (NASA), Curiosity, menemukan bukti bahwa air dalam bentuk cair ada di bawah permukaan Planet Mars. Para ilmuwan tadinya menganggap temperatur di permukaan Mars terlalu dingin dan gersang sehingga tak memungkinkan air dalam bentuk cair untuk bertahan meski di planet itu …

Selengkapnya »

Tiga Bank Dibobol, Ahli IT: Nasabah dan Bank Harus Sadar Diri

YPSA – JAKARTA Sistem keamanan cyber di Indonesia disorot dunia. Pasalnya, tiga bank besar di dalam negeri dibobol sebuah sindikat dan berhasil membawa kabur dana nasabah yang disebut hampir Rp 130 miliar. Mantan kepala tim Lembaga Sandi Negara untuk IT Kepresidenan Pratama D. Persadha menilai, kasus ini terjadi lantaran kelalaian …

Selengkapnya »

Pesawat Baru Gagasan PT DI Bakal Mirip KRL

KOMPAS.com — Pesawat komersial baru yang digagas PT Dirgantara Indonesia punya konsep berbeda dengan biasanya, yakni bukan mengandalkan ketangguhan teknologi seperti umumnya pesawat baru dibuat, melainkan mengandalkan kekuatannya untuk melayani penumpang. Presiden Direktur PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso mengungkapkan, pesawat baru itu ditargetkan akan melayani rute-rute pendek, misalnya Tanjung Karang-Palembang, Jakarta- …

Selengkapnya »

Malam Minggu, Bulan Akan Berubah Warna Jadi Merah Darah

KOMPAS.com – Bulan akan berubah menjadi merah darah pada Sabtu (4/4/2015) malam. Fenomena yang terjadi akibat gerhana bulan itu bisa disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia. Astrofisikawan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, mengungkapkan bahwa gerhana akan terjadi mulai pukul 17.16 – 20.45 WIB, atau 18.16 – 1.45 WITA, atau …

Selengkapnya »

Letusan Dahsyat Tambora 200 Tahun Lalu, Inilah Kronologinya

KOMPAS.com – Tepat 200 tahun lalu, Tambora marah besar. Amarahnya secara langsung dan tidak langsung menewaskan 88.000 orang. Tiga kerajaan tamat riwayatnya, Napoleon kalah perang, tahun tanpa musim panas terjadi, dan kelaparan serta wabah melanda dunia. Bagaimana sesungguhnya bencana itu terjadi? Tak banyak dokumen yang bisa menjadi rujukan untuk menceritakannya. Tiga …

Selengkapnya »

200 Tahun Letusan Tambora

KOMPAS.com –  April 1815, Gunung Tambora di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, meletus hebat. Dunia Barat didera ”tahun tanpa musim panas” setahun setelah itu. Belakangan, mereka mengenal Tambora sebagai, ”…penyebab krisis kemanusiaan terbesar pada era modern” (Clive Oppenheimer, 2003). Tahun-tahun setelah letusan itu juga dikenal di Barat sebagai ”Eighteen Hundred and …

Selengkapnya »