Saturday , September 12 2026
Beranda / Saintek (halaman 113)

Saintek

Fosil Manusia Homo Pertama Ditemukan di Ethiopia

KOMPAS.com – Ilmuwan berhasil menemukan fosil manusia pertama di muka Bumi. Fosil tersebut berusia 2,8 juta tahun, 400.000 tahun lebih tua dari dugaan awal kemunculan manusia genus Homo. Fosil berupa tulang rahang bawah bagian kiri tersebut ditemukan di wilayah Ledi-Geraru, Afar Regional State, Ethiopia. Penemunya adalah mahasiswa pascasarjana asal Ethiopia, Chalachew …

Selengkapnya »

Pertarungan Kolosal Hiu dan Sekawanan Paus Terjadi di Australia

KOMPAS.com – Para penyelam yang menyaksikan satu kawanan ikan paus yang membunuh seekor ikan hiu putih di perairan Australia Selatan menggambarkan pertarungan mereka sebagai “ibu dari segala pertarungan”. Para penyelam yang berada di lepas pantai di kawasan Semenanjung Lower Eyre Peninsula mengatakan mereka menyaksikann pertarungan tersebut ketika dalam perjalanan ke Neptune …

Selengkapnya »

Seekor Musang Tertangkap Terbang Menunggang Burung Pelatuk

KOMPAS.com — Seorang fotografer amatir dari Essex, Martin Le May, mengabadikan perilaku hewan mengagumkan. Dari area Hornchurch Country Park di London timur, dia mengabadikanseekor musang (Mustela nivalis) yang terbang menunggang burung pelatuk (Picus viridis). Foto itu kemudian tersebar di media sosial. Di Twitter, foto itu di-retweet ribuan kali. Kepada BBC, Selasa (3/3/3015), Le …

Selengkapnya »

Bayi Badak Langka Lahir di Taman Safari Indonesia

KOMPAS.com — Bayi badak putih (Ceratotherium simum) lahir di Taman Safari Indonesia (TSI) pada 10 Februari 2015 pukul 17.30 WIB lalu. Lahir dengan berat 75 kilogram, mamalia terbesar kedua setelah gajah itu menjadi badak putih kedua yang lahir di TSI sejak 2003 lalu. Bayi badak itu merupakan buah cinta dari Rimba …

Selengkapnya »

Mengapa Kita Lebih Cerdas daripada Simpanse? Ilmuwan Ungkap Rahasianya

KOMPAS.com — Mengapa kita lebih cerdas daripada simpanse? Lewat penelitian genetik terbaru, ilmuwan mengungkap jawabannya. Menurut Marta Florio, peneliti dari Max Planck Institute of Molecular Cell Biology and Genetics, manusia bisa lebih cerdas daripada simpanse karena memiliki gen ARHGAP11B yang berperan dalam perkembangan otak. Florio melakukan eksperimen dengan tikus putih. Gen …

Selengkapnya »

BMKG: Hujan Hari Ini Luar Biasa, Setara Total Hujan Sebulan

KOMPAS.com — Intensitas hujan di wilayah Jabodetabek pada Senin (9/2/2015) luar biasa. Kepala Balitbang Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Edvin Aldrian mengatakan, hujan hari ini setara dengan rata-rata hujan dalam sebulan.  “Rata-rata hujan dalam sebulan itu 300-400 mm. Hari ini kita ukur dari stasiun kita di kantor BMKG mencapai 360 …

Selengkapnya »

Kebebasan “Drone” Si Pengintai

JAKARTA, KOMPAS – Pesawat tanpa awak atau drone dapat digunakan untuk beragam tujuan, terkait kepentingan militer ataupun sipil. Oleh karena itu, penggunaannya di Indonesia ataupun di negara lain perlu pembatasan dan pengaturan. Penggunaan drone beberapa tahun terakhir ini mulai marak di Indonesia, antara lain untuk pengambilan gambar kondisi banjir di Jakarta oleh beberapa stasiun TV …

Selengkapnya »

Pengerat Raksasa Purba Melawan Mangsa dengan Gigi Tonggos

KOMPAS.com – Jutaan tahun lalu, Bumi pernah dihuni oleh hewan pengerat (sebangsa dengan tikus) raksasa yang beratnya mencapai 1 ton. Riset anatomi terbaru mengungkap bahwa hewan yang hidup di Amerika Selatan itu punya gigi seri tonggos yang berfungsi seperti belalai. Fosil hewan dengan nama spesies Josephoartigasia monesitersebut ditemukan pertama kali di Uruguay …

Selengkapnya »

Para Ilmuwan Ungkap Inti Pusat Bumi

KOMPAS.com — Para ilmuwan mengatakan, mereka mendapatkan pemahaman baru tentang apa yang terdapat di pusat inti bumi. Tim peneliti dari China dan Amerika Serikat mengisyaratkan inti paling dalam planet kita memiliki daerah yang berbeda di pusatnya. Tim meyakini struktur kristal logam berbeda dengan yang ditemukan pada bagian luar inti bumi. Temuan ini dilaporkan …

Selengkapnya »

Terungkap, Tata Surya Kita Pernah Disenggol “Bintang Alien”

KOMPAS.com — Tata surya kita ternyata pernah disenggol oleh “bintang alien” sekitar 70.000 tahun lalu. “Bintang alien” bernama Scholz itu masuk ke wilayah gudang komet di tepian tata surya yang bernama Awan Oort. Riset Erick Mamajek dari University of Rochester di New York mengungkap, Scholz datang tak sendirian, tetapi bersama sebuah …

Selengkapnya »