Monday , June 8 2026
Beranda / Saintek (halaman 88)

Saintek

Terungkap, Alam Semesta Kita Kehilangan Energi dan Menuju Kematian

KOMPAS.com — Alam semesta semakin menua, semakin sekarat. Hal itu disampaikan para astronom pada pertemuan International Astronomical Union (IAU) di Hawaii pada Senin (10/8/2015). Astronom menyampaikan, penuaan alam semesta berdasarkan hasil analisis data proyek Galaxy and Mass Assembly (GAMA), proyek penelitian energi pada 21 panjang gelombang di lebih dari 200.000 galaksi …

Selengkapnya »

Kecanggihan Para Empu Keris

KOMPAS.com – Sebagai warisan budaya yang diakui UNESCO, pengetahuan kita tentang keris cenderung sangat kurang. Kalaupun keris didiskusikan, biasanya aspek bentuk, pamor, dan mistiknya. Padahal, senjata ini juga bisa dilihat sebagai produk budaya yang menandai kemajuan ilmu dan teknologi metalurgi masyarakat Nusantara di masa lalu. Sebagai sebuah produk budaya, keris …

Selengkapnya »

Kapal Riset Baru Indonesia Riegel-933 Memulai Misi Pemetaan Laut

KOMPAS.com — Bertepatan dengan puncak perayaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional pada Senin (10/8/2015), tiga kapal milik Indonesia berangkat serentak untuk menjalankan misi riset kelautan. Di antara ketiga kapal itu, Kapal Riset Riegel-933 paling mencuri perhatian. Kapal buatan Perancis itu baru tiba di Tanah Air setelah 50 hari berlayar dari OCEA Dossier …

Selengkapnya »

Spesies Semut Terbanyak Ada di Queensland

Universitas Hongkong (HKU) untuk pertama kalinya meluncurkan peta keberadaan semut di seluruh dunia. Negara bagian Queensland di Australia memiliki jenis semut terbanyak yaitu 1.400 jenis. Situs interaktif antmaps.org yang berwarna warni ini menghabiskan waktu empat tahun untuk dibuat, dan menggambarkan lokasi dari sekitar 15.000 jenis semut. “Serangga adalah salah satu …

Selengkapnya »

“Katak dari Neraka”, Satu Gram dari Bisanya Mampu Membunuh 80 Orang!

KOMPAS.com — Menemukan katak beracun bukanlah hal yang mengejutkan. Namun, menemukan katak berbisa, apalagi jika bisa itu keluar dari bagian kepalanya, maka itu sangatlah istimewa. Edmud Brodie dari Utah State University dan Carlos Jared dari Instituto Butantan di Sao Paulo menghabiskan hidupnya untuk mempelajari rantai makan dan dimakan antar-spesies amfibi di …

Selengkapnya »

Rahasia Tubuh Hitam Cemani, Si “Ayam dari Kegelapan”

KOMPAS.com — Hewan eksotis dari Indonesia menjadi idola di Amerika. Ayam cemani yang khas Jawa bisa dijual di Negeri Paman Sam hingga seharga Rp 2,6 juta. Tak disangka, ayam yang warna tubuhnya total hitam itu bukan hanya menarik perhatian para pehobi, melainkan juga para pakar anatomi dan genetika. Sejumlah peneliti menginvestigasi hewan …

Selengkapnya »

Tempe Diajukan Jadi Warisan Budaya Dunia

KOMPAS.com — Tempe makin dikenal di sejumlah negara. Karena itu, Pemerintah Indonesia perlu segera mengajukan makanan itu sebagai warisan budaya dunia asal Indonesia. Tujuannya agar budaya konsumsi dan produksi tempe tak hilang serta diklaim negara lain. Terkait hal itu, Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (Pergizi Pangan) Indonesia bersama Forum Tempe Indonesia mengajukan …

Selengkapnya »

Merancang Sistem Penyebaran Informasi Gempa Akurat

BENGKULU, KOMPAS.com – Wajah Tasril (50), warga Medan Baru, Kota Bengkulu, tampak serius usai membaca sebuah media massa yang menyebutkan potensi gempa bermagnitudo 9 dan tsunami di kawasan Mentawai yang dapat menyapu pesisir Bengkulu. Tasril ingat betul, pada tahun 2000 gempa 7,3 SR menghantam Bengkulu. Ayahnya yang memasuki usia senja …

Selengkapnya »

Terungkap, 12.800 Tahun Lalu Bumi Dingin Mendadak akibat Hantaman Asteroid

KOMPAS.com – Bumi pernah dingin mendadak sekitar 12.800 tahun lalu. Penelitian terbaru mengungkap bahwa sebab musabab dari peristiwa itu adalah hantaman asteroid. James Kenneth, geolog Universitas California di Santa Barbara meneliti deposit material di 30 lokasi yang diyakini jejak-jejak hantaman asteroid. Analisis mengungkap bahwa deposit itu berasal dari masa 12.835 …

Selengkapnya »

Membaca Tanda-tanda El Nino Kuat

JAKARTA, KOMPAS – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi kekuatan El Nino yang saat ini moderat bakal berubah status menjadi kuat pada Agustus 2015. Itu didukung analisis lembaga meteorologi di sejumlah negara maju. Sejumlah tanda menunjukkan, El Nino tahun ini berpeluang lebih kuat dibanding tahun 1997, yang disebut-sebut El Nino …

Selengkapnya »