Semarang – Jajanan pasar menjadi suatu hal yang tak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari paguyuban Sekarwangi Pudakpayung. Umumnya jajanan tersebut dibuat dengan tekstur yang basah dengan masa penyimpanan yang relatif singkat. Kapasitas produksi pun disesuaikan berdasarkan dengan jumlah pesanan yang diinginkan pelanggan. Menurut penuturan salah satu pelaku usaha ia berharap dapat memproduksi makanan kering yang memiliki daya tahan yang lama dan bisa dijual dalam jangka panjang.
Menjawab permasalahan ini, mahasiswa KKN-T 98 menghadirkan abon lele, sebagai inovasi kreatif makanan kering yang lezat dan sehat.
Inovasi ini tidak hanya sekedar pemberian barang jadi, tapi kami telah terlibat dalam proses pembuatan abon lele secara langsung. Kami melakukan beberapa trial and eror untuk memastikan setiap langkah, takaran bahan, suhu pengolahan, pengeringan, semua kami teliti dengan seksama. Percobaan pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya telah menjadi evaluasi kami dalam mempertimbangkan berbagai resep yang benar-benar dapat menghasilkan abon lele dengan rasa nikmat dan tekstur yang pas.
Pada 18 agustus 2025, anggota KKN-T 98, melakukan demonstrasi sederhana dalam pembuatan abon lele kepada ibu-ibu paguyuban Sekarwangi. Mereka memperlihatkan proses pembuatan abon lele secara singkat. Suasana demo berlangsung lancar, disertai dengan antusias dari ibu-ibu untuk ikut belajar membuat abon lele. Selain fokus pada pembuatan abon lele, mahasiswa tim KKN-T 98 sekaligus meningkatkan nilai produk dengan kreativitas pembuatan logo dan kemasan yang menarik, sehingga produk bisa terlihat lebih profesional dan meyakinkan untuk di jual.
Lebih dari sekedar itu, berawal dari turunan produk abon lele, bisa juga divariasikan menjadi onigiri abon lele. Pada acara tersebut juga menjadi kesempatan mahasiswa KKN-T 98 Prodi Bahasa dan Kebudayaan Jepang untuk melakukan demonstrasi cara pembuatan onigiri abon lele. Harapannya inovasi ini dapat berkembang dari satu desa ke desa lainnya dan dapat menjadi inspirasi ibu-ibu dalam membuat kuliner makanan kering lainnya, serta memiliki daya tahan yang lama. (Clara Nikhen)
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!