Wednesday , May 27 2026
Beranda / Featured / Helikopter Mendarat Darurat, Kapolda Jambi Patah Tangan
deras.co.id
MENDARAT DARURAT : Salah seorang penumpang mencoba berkomunikasi lewat HP setelah Helikopter yang membawa rombongan Polda Jambi mendarat darurat di Bukit Tamia, Muara Emat, Kabupaten Kerinci, Jambi, Minggu (19/2).

Helikopter Mendarat Darurat, Kapolda Jambi Patah Tangan

DERAS.CO.ID – Jakarta – Helikopter membawa rombongan Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono mendarat darurat di kawasan hutan area bukit Tamiai. Rusdi mengalami patah tangan usai peristiwa tersebut.
“Iya (Kapolda Irjen Rusdi) alami patah di tangannya,” kata Komandan Basarnas Kerinci Jambi, Bambang Hermawan, Minggu (19/2).
Selain Rusdi, Direktur Kriminal Umum Polda Jambi Kombes Andri Ananta yang juga berada dalam rombongan tersebut mengalami luka-luka. Dia mengalami luka di kepala.
“Iya ada juga yang luka-luka rombongan yang ikut,” ujar Bambang.
Proses evakuasi masih dilakukan oleh Tim SAR gabungan. Jarak lokasi helikopter yang ditumpangi jenderal bintang dua dan rombongan itu menjadi kendala ditambah hujan tengah mengguyur lokasi.
“Jaraknya itu jauh ya di dalam hutan. Kalau saat ini anggota belum ada yang bisa dihubungi karena sangat sulit sinyal di dalam hutan itu ya,” sebut dia.
Selain Kapolda Jambi, helikopter Polri jenis Super Bell 3001 itu juga ditumpangi, Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Andri Ananta Yudistira, Dirpolairud Polda Jambi Kombes Michael Mumbunan, Koorspri Kompol Ayani dan ADC.
Cuaca buruk
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan seluruh rombongan Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono selamat usai helikopter yang ditumpangi mendarat darurat di hutan Kerinci. Namun Listyo mengatakan ada penumpang terluka.
“Kita sudah dapat informasi karena dari penumpang berjumlah 8 orang, terdiri Kapolda, Direktur, staf dan 3 kru semua masih dalam kondisi selamat walaupun ada beberapa orang yang terluka dan beberapa orang dari mereka bisa berkomunikasi dengan kita walau kadang kala ada kesulitan,” ujar Listyo, kepada wartawan, di Media Center GBK.
Listyo menyampaikan Helikopter Super Bell 3001 yang ditumpangi Kapolda Jambi itu sempat hilang kontak. Saat itu helikopter sedang melaksanakan kegiatan menuju peresmian salah satu kantor Polri.
“Tiba-tiba mengalami lost contact jam 11.20, dan kemudian kita dapat info bahwa telah dilakukan pendaratan darurat,” terangnya.
Polri telah mengetahui titik koordinat lokasi pendaratan darurat helikopter yang ditumpangi Kapolda Jambi. Saat ini tim evakuasi sudah bergerak ke lokasi.
“Kita kirim tim evakuasi 2 helikopter dan tim dari Brimob yang memiliki kemampuan melaksanakan SAR kita juga dibantu oleh masyarakat atau pun para pecinta alam yang kebetulan mengetahui dan membantu kita untuk menuju titik yang kita akan lakukan evakuasi, tim sudah berada di lokasi,” ucap Listyo.
Listyo mengungkap penyebab helikopter mendarat darurat karena gangguan cuaca buruk.
“Informasi awal yang kita dapatkan bahwa helikopter terpaksa melakukan pendaratan darurat karena mengalami gangguan terkait dengan cuaca buruk dan jarak pandang serta kabut,” kata Sigit.
Sigit lantas menjelaskan skema proses evakuasi. Proses tersebut akan dilakukan dengan jalur udara dan darat menyesuaikan medan dan kondisi yang ada.
“Tentunya pertama, kita akan lihat medan yang ada. Kalau bisa kita evakuasi dengan heli tentu dengan heli, namun apabila harus dievakuasi dengan jalur darat karena kondisi lapangan akan kita sesuaikan. Tentunya pada saat heli bisa melakukan pengangkatan di titik yang sesuai, kita akan lakukan evakuasi ke rumah sakit terdekat,” ucapnya.
Selain itu tim kepolisian juga akan dibantu oleh masyarakat pecinta alam untuk mengevakuasi korban. Sigit mengatakan tim evakuasi saat ini telah menuju titik koordinat pendaratan helikopter.
“Saat ini tim sudah berada di 3 KM atau 4 KM dari lokasi, namun karena memang wilayahnya perbukitan sehingga kita membutuhkan waktu,” katanya.

 

Sumber: hariansib.com

Baca Juga

deras.co.id

Sumut Terima Pengembalian TKD Terbesar, Tito Karnavian Ungkap Alasannya

DERAS.CO.ID – JAKARTA – Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menerima pengembalian dana Transfer ke Daerah (TKD) …