Medan, FT Unimed menggelar Kuliah Umum. Updating IPTEK antara DUDI dan Program Studi (S1) Teknik Sipil Unimed di Lantai 4 Ruang Rapat VIP Digital Library Universitas Negeri Medan (10/11). Dengan Mengundang narasumber Vice President Jasamarga Jakarta Mery Natacha Panjaitan, St, MT, dan Pimpinan Proyek & GM PT. Jasa Marga Kualanamu TOL Rudy Hasudungan Sabungan Pardede ST. Kegiatan ini dihadiri Dekan Prof. Dr. Harun Sitompul,M.Pd , Wakil Dekan I Dr. Hj. Rosnelli, M. Pd, Wakil Dekan II Dr. Eka Daryanto, M.T, Wakil Dekan III Dr. Nathanael Sitanggang. M. Pd.,IPM , atas nama Ketua Jurusan PTB Drs. Nono Sebayang , ST. M.Pd dan Bapak/Ibu para dosen serta mahasiswa teknik sipil Unimed.
Tujuan dari kegiatan ini adalah peningkatan kualitas keselarasan perkembangan IPTEK khususnya di Prodi (S1) Teknik Sipil. Selain itu kegiatan ini sebagai harapan besar rintisan awal income engineering bagi Prodi (S1) Teknik Sipil dengan DUDI untuk masa yang akan datang.
Dekan Prof. Dr. Harun Sitompul, M.Pd berharap mudah mudahan dengan hadirnya narasumber ini dapat menambah IPTEK yang ada di dunia usaha dan dunia industri dibawa kedunia kampus. Dunia kampus dibawa ke dunia usaha dan dunia industri (DUDI) maka ini adalah salah satu ciri pembelajaran dengan teaching factory. Dan tidak hanya sekedar teori tetapi updating untuk peningkatan IPTEK apa yang ada di dunia pekerjaan. dari itu harapannya mahasiswa dapat mengikuti kegitan ini dengan baik. Bahwa updating atau ilmu yang baru ini sangat bermanfaat untuk kita.
Natacha memaparkan bahwa Jasamarga berdiri tahun 1978 dalam tol pertama kali Jagorawi kemudian sampai usia 40 tahun, mempunyai pengalaman sudah melakukan pembangunan jalan tol perusahaan negara BUMN yang berkecimpung didalam pengembangan, pengelolahan jalan tol. Saat ini di tahun 2018 Pemegang konsesi terbesar di indonesia 1.527 km, konsesi adalah sesuatu hak yang diberikan oleh negara untuk dikelola sebagai pengembalian investasi yang sudah ditanamankan oleh jasamarga di dalam pembangunan jalan tol. Jasamarga tidak memakai APBN tapi melalui pendanaan perusahaan dengan istilah lima sistem pendanaan. Jasamarga memiliki akumulasi jalan tol yang beroperasi 787,5 km. Jasamarga adalah pemimpin dalam mengelola lebih dari 531 km jalan tol atau 76% dari total jalan tol di Indonesia.
Selanjutnya Rudy menyampaikan Pembangunan jalan tol Medan- Tebing Tinggi dimulai sekitar bulan april atau juni tahun 2015,di bangunnya jalan tol kualanamu tebing tinggi untuk menjadi alternatif buat kita yang menuju ke arah timur . Dan terang saja memberikan semangat kepada teman- teman kita bahwasanya teknik sipil itu sangat dibutuhkan khususnya di sumatera utara. Secara umum jalan tol Medan, Kualanamu, Tebing Tinggi termasuk jalan tol Trans Sumatera yg manfaatnya untuk meningkatkan pengembangan ekonomi. Jadi pemerintah sudah merencanakan akan membangun jalan tol dari ujung Sumatera sampai ke Aceh, mungkin tahun ini pemerintah sudah memulai pembangun jalan tol Tebing Tinggi ke arah Kuala Tanjung dan mungkin awal tahun depan pemerintah juga akan memulai pembangunan jalan tol Sigli- Banda Aceh dengan panjang kurang lebih 75km.
Sumber: unimed.ac.id
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!