Monday , May 25 2026
Beranda / Featured / Rudal Hellfire AS Tewaskan Jenderal Besar Iran, Trump: Dia Monster
deras.co.id
Para warga Iran mengusung peti mati Jenderal Qassem Soleimani, komandan Pasukan Quds IRGC Iran, selama prosesi pemakaman di Teheran, Senin (6/1/2020). (Foto:Situs web resmi Khamenei/Handout via Reuters)

Rudal Hellfire AS Tewaskan Jenderal Besar Iran, Trump: Dia Monster

Washington, Presiden Donald Trump membela keputusannya untuk meluncurkan serangan pesawat nirawak Amerika Serikat (AS) yang menewaskan jenderal top Iran, Qassem Soleimani. Dia blak-blakan menyebut komandan Pasukan Quds Iran yang dibunuh itu seorang monster.

“Dia disebut monster…dan dia monster. Dan dia bukan lagi monster, dia sudah mati, dan itu hal yang baik untuk banyak negara,” katanya kepada wartawan di Gedung Putih.

“Dia merencanakan serangan besar, dan kita menghentikannya,” lanjut Trump, seperti dikutip New York Daily News, Rabu (8/1/2020).

Orang nomor satu Amerika ini mengecam para bakal calon presiden Amerika Serikat yang menentang keputusannya untuk membunuh komadan pasukan elite dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran tersebut.

“Politisi yang mencoba memenangkan (pemilihan) presiden adalah yang mengeluh, dan saya tidak mendengar orang lain mengeluh,” ujarnya.

Lebih lanjut, presiden Trump menarik ancamannya untuk menyerang situs-situs budaya Iran jika Teheran melakukan pembalasan atas kematian Soleimani. Situs-situs budaya itu sebelumnya menjadi bagian dari 52 situs yang diancam Trump akan dibombardir Amerika jika Iran menyerang aset Amerika Serikat sebagai balas dendam atas kematian jenderalnya.

Ancaman menyerang situs-situs budaya Iran telah menuai kecaman karena merupakan tindakan kejahatan perang.

“Jika itu hukumnya, saya suka mematuhi hukum,” kata Trump yang menarik ancamannya. “Tapi pikirkan ini: Mereka membunuh orang-orang kita, mereka meledakkan orang-orang kita dan kemudian kita harus sangat lembut dengan situs budaya mereka,” ujarnya.

Trump menegaskan bahwa AS memiliki bukti bahwa Soleimani merencanakan serangan besar terhadap orang Amerika, meskipun ia tidak menawarkan secara spesifik bukti tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Trump memerintahkan serangan rudal Hellfire dengan drone MQ-9 Reaper AS di dekat Bandara Internasional Baghdad, Irak, Jumat pekan lalu. Serangan itu menewaskan Mayor Jenderal Qassem Soleimani dan beberapa milisi Irak pro-Iran.

“Mereka tidak ada di sana untuk pergi ke resor yang bagus di Baghdad. Mereka ada di sana untuk membicarakan bisnis mereka,” kata Trump. “Dan kami menyelamatkan banyak nyawa dengan mengakhiri hidupnya, banyak nyawa diselamatkan.”

Trump mengatakan para pejabat administrasi Gedung Putih akan memberi pengarahan singkat kepada para pemimpin Kongres tentang informasi intelijen.

Sumber: sindonews.com

Baca Juga

deras.co.id

SMP YPSA Ukir Prestasi Global Lewat Ajang Penelitian Internasional WYIE 2026, Raih Medali Emas dan Perak

DERAS.CO.ID – Delegasi siswa-siswi SMP Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih Medali …