Litbang Kompas merilis hasil survei elektabilitas pasangan capres-cawapres di Pilpres 2019, sebulan sebelum hari pencoblosan. Hasilnya, selisih elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno semakin tipis. Survei yang dilakukan pada 22 Februari-5 Maret 2019 itu mencatat elektabilitas Jokowi-Ma’ruf mencapai 49,2 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga semakin mendekati Jokowi dengan 37,4 persen. Adapun 13,4 …
Selengkapnya »Penjelasan Kyai Ma’ruf Amin Soal Dana Abadi Riset
Jakarta, Pernyataan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01, Ma’ruf Amin dalam debat ketiga, Minggu (17/3) mengenai pentingnya riset dalam memajukan Indonesia dinilai sangat tepat. Apalagi, langkah yang disiapkan sangat konkret dengan menyiapkan dana abadi riset yang dikoordinasi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti). Pembentukan Badan Riset …
Selengkapnya »Cawapres Jualan Kartu, 3 Kartu Sakti Vs 1 KTP Canggih, Siapa Lebih Diminati?
Jakarta, Cawapres Ma’ruf Amin berulangkali mempromosikan gagasannya dan capres petahana, Joko Widodo terkait tiga kartu sakti yakni Kartu Kuliah, Kartu Sembako Murah, Kartu Prakerja di panggung debat. Cawapres Sandiaga Uno merasa gagasan tersebut tidak tepat karena akan membebani keuangan negara. “Pasti ada birokrasi, ada biaya, ada beban negara menghabiskan triliunan …
Selengkapnya »Soal Badan Riset Nasional, Saling Balas Antara Kyai Vs Sandi
Jakarta, Cawapres Sandiaga Uno mengkritik pernyataan lawannya, Ma’ruf Amin, terkait pembentukan Badan Riset Nasional. Menurut Sandiaga, penambahan lembaga riset juga akan menambah birokrasi. “Menambah jumlah lembaga yang menangani bidang riset, menurut kami, nuwun sewu, Pak Kiai, menambah juga birokrasi,” kata Sandiaga di lokasi debat, Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/3/2019). …
Selengkapnya »Debat III Cawapres, TKN: Mudah-Mudahan Bang Sandi Bisa Mengimbangi Kyai Ma’ruf
Jakarta, Tim Kampanye Nasional (TKN) menyatakan, cawapres 01 Maruf Amin siap dan optimistis dalam menghadapi debat seri ketiga antarcawapres yang akan digelar pada 17 Maret 2019 mendatang. Bahkan, TKN menilai, Maruf bakal lebih unggul daripada cawapres 02 Sandiaga Uno. “Kalau topiknya terkait dengan Kesra, topiknya terkait dengan pendidikan, topik terkait …
Selengkapnya »Demokrat-Gerindra Mengalami Keretakan?
Jakarta, Elite Demokrat Andi Arief berang terhadap Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Ia ‘menyerang’ Prabowo karena menunjuk figur cawapres hanya berdasarkan uang yang bisa dibayar ke PKS dan PAN. Andi yang juga wakil sekretaris jenderal Demokrat itu menyebut Prabowo bukan strong leader. “Sejak dulu saya ragu apakah gelegar suaranya sama dengan mentalnya. …
Selengkapnya »20 Ribu Buruh Siap Jadi Saksi Deklarasi Prabowo Pada 9 Agustus
Elite Partai Gerindra Muhammad Taufik mengatakan, jika deklarasi Prabowo dan pasangannya menjadi Capres dan Cawapres tidak dilakukan hari ini tetapi esok. “Tanggal 9 ya, tanggal 9,” kata Taufik di Jakarta, Rabu 8 Agustus 2018. Taufik menjelaskan, Prabowo dan pasangannya akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum pada 10 Agustus. Baca juga: Cawapres Jokowi …
Selengkapnya »Cawapres Jokowi Dikabarkan Berinisial ‘M’?
Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengungkapkan sosok cawapres Jokowi untuk pilpres 2019. Ia menyebutkan sejumlah tanda-tanda yang melekat pada cawapres tersebut. “Siapa cawapresnya? Yang jelas dia melengkapi pelangi NKRI, di mana presiden dan wapres selalu mengikuti pola nasionalis-religius. Desember 2017 lalu secara konsisten saya sampaikan,” kata Romahurmuziy melalui akun twitternya @M.Romahurmuziy, …
Selengkapnya »MUI-PGI Hasilkan Kesepahaman Terkait Mesjid Sentani
Jakarta, Pada hari Selasa (20/3) pukul 17.00 WIB, Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt Dr Henriette Tabita Lebang, M.Th berkunjung ke kantor MUI dan bertemu dengan Ketua Umum MUI Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin untuk membahas masalah yang sedang terjadi di Sentani Papua. Seperti yang disampaikan oleh Wakil …
Selengkapnya »Terus Membuat Kerusuhan, Kenapa Ahok Tak Ditahan?
Jakarta, Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (HIMA Persis) mendesak majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara segera menahan terdakwa penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Alasannya, Ahok terus mengulangi perbuatannya dan meresahkan masyarakat. Dalam Surat Edaran yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal HIMA Persis, Nizar Ahmad Saputra-Ryan Alviana, dari laman persis, Rabu …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!