Monday , April 20 2026
Beranda / Berita / TKN Prabowo-Gibran Kritik Makan Gratis: Dinilai Pemborosan Anggaran, Anak Papua Justru Butuh Sekolah Bukan Makanan

TKN Prabowo-Gibran Kritik Makan Gratis: Dinilai Pemborosan Anggaran, Anak Papua Justru Butuh Sekolah Bukan Makanan

Deras.co.id – Ekonom sekaligus anggota Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran, Ferry Latuhihin, mengkritik tajam program makan bergizi gratis yang dinilainya sebagai bentuk pemborosan anggaran jika tidak memiliki keberlanjutan yang jelas.

Dalam kanal YouTube Narasi Newsroom, ia menyoroti sejumlah permasalahan dalam pelaksanaan program ini, termasuk kualitas makanan yang dipertanyakan serta kasus keracunan yang dialami beberapa siswa.

“Sekarang banyak isu sayurnya basi, apanya basi, ada yang keracunan, ini kan risiko. Ini yang dipertanyakan sustainability-nya. Orang-orang di kantor saja kalau kita kasih makan katering itu kadang-kadang bosan, apalagi anak-anak di kota-kota besar. Mereka juga merasa gizi mereka tidak kekurangan,” ujar Ferry Latuhihin, dikutip Narasi Newsroom, Rabu (5/3/2025).

Ia juga menilai bahwa anak-anak di daerah perkotaan tidak terlalu membutuhkan program ini karena sudah mendapatkan asupan gizi yang cukup. Selain itu, ia mempertanyakan efektivitas menu yang diberikan dalam jangka panjang.

“Masalah menunya itu sendiri, lama-lama anak-anak akan bosan. Oleh karena itu, menurut saya, ini proyek yang sama sekali pemborosan yang sangat dahsyat,” tambahnya.

Ferry berpendapat bahwa anggaran untuk program ini seharusnya dialokasikan ke sektor yang lebih mendesak, seperti pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan di daerah tertinggal.

Sebagai contoh, ia menyebut bahwa anak-anak di Papua lebih membutuhkan infrastruktur sekolah yang memadai daripada program makan siang gratis.

“Kata pemborosan itu harus ada pembandingnya. Pembandingnya itu tadi, berikan kepada anak-anak di daerah tertinggal yang memang membutuhkan. Kemarin banyak video sampai anak sekolah di Papua bilang, ‘Saya tidak butuh makan siang, orang tua saya masih bisa kasih makan. Yang saya butuhkan adalah sekolah.’ Jadi lebih baik duitnya dipakai untuk membangun sekolah atau memperbaiki sekolah yang rusak, ketimbang kasih makan siang,” tegas Ferry Latuhihin.

*

Baca Juga

deras.co.id

Wagub Sumut Ajak KAKAMMI Jadi Garda Terdepan Cegah Narkoba dan Perkuat Generasi Muda

DERAS.CO.ID – MEDAN – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mengajak Keluarga Alumni Kesatuan …