Dunia sempat dikejutkan dengan keputusan dari Zlatan Ibrahimovioc yang memutuskan untuk pensiun sebelum laga Swedia melawan Belgia di Grup F. Hal tersebut nampaknya menambah suram kampanye Swedia di Euro 2016 dengan mereka sama sekali belum memetik kemenangan.
Dengan tersingkirnya Swedia, Zlatan dipastikan mengakhir kariernya tanpa satupun gelar bergengsi di level internasional. Namun, Zlatan bukanlah satu-satunya pemain populer dan berbakat yang tidak pernah merengkuh trofi internasional atas nama mereka.
Berikut kami rangkum 10 pemain populer yang tidak pernah mencicipi gelar internasional selama karier mereka.
Setelah menjadi figur penting bagi Bayern Munchen dan memenangkan tiga gelar Bundesliga, serta tiga DFB Pokal dalam kurun waktu empat musim (2002-2006), Ballack memutuskan untuk bergabung dengan Chelsea musim 2006/07. Di Inggris kariernya berjalan cukup baik dengan satu gelar Premier League (2009/10) dan tiga gelar FA Cup berhasil diraihnya.
Kendati dirinya cukup bersinar di level klub, Ballack tidak pernah mampu membawa Jerman menjuarai turnamen internasional apapun. Dia hanya mampu mencicipi posisi runner-up Piala Dunia 2002 dan peringkat ketiga pada edisi 2006.
Di turnamen Euro 2008, Ballack yang menjabat sebagai kapten harus puas dinobatkan sebagai runner-up setelah dikalahkan 0-1 oleh Spanyol di final.
Ballack sendiri memutuskan pensiun dari sepak bola internasional setelah cedera yang membuatnya gagal mengikuti Piala Dunia 2010 akibat cedera.
Pemain yang akrab disapa Gazza ini merupakan salah satu pemain terbaik yang pernah dihasilkan oleh Inggris. Mengawali karier di Newcastle United, dirinya mendapatkan pamornya kala berseragam Tottenham Hotspur antara periode 1988 hingga 1992. Selama kurun waktu tersebut dirinya sempat memenangi FA Cup tahun 1991.
Di level nasional dirinya didaulat sebagai jenderal lapangan tengah Inggris sejak debutnya di tahun 1988. Sayangnya Gascoigne hanya mampu mencapai semifinal Piala Dunia 1990 setelah dikalahkan Jerman.
Enam tahun kemudian Inggris kembali ditumbangkan Jerman pada semifinal Euro 1996, dengan Gascoigne menjadi bagian penting tim.
Euro 1996 menjadi keikutsertaan terakhir Gascoigne bersama Timnas Inggris seiring dengan tidak dipilihnya dirinya dalam skuat Piala Dunia 1998.
Memulai kariernya di klub lokal Denmark, KB, Laudrup bergabung dengan Juventus pada usia 21 tahun dan langsung memenangi Serie A musim 1985/86. Namanya mencuat di Turin dan membuat Barcelona merekrutnya tahun 1989.
Lima musim Bersama Barcelona, dirinya memenangkan satu Copa del Rey, empat gelar La Liga, dua Piala Super Spanyol, serta satu gelar Champions League. Dirinya juga dinobatkan sebagai pemain asing terbaik di La Liga musim 1991/92.
Meskipun bertabur gelar di level klub, Laudrup tidak mampu membawa prestasi apapun bagi Denmark. Berpartisipasi di Piala Dunia 1986, Denmark mampu memuncaki grup namun dibantai 1-5 oleh Spanyol di babak gugur. Sedangkan pada Euro 1988, Denmark justru finish di peringkat terbawah grup.
Laudrup memutuskan pensiun pada babak kualifikasi Euro 1992. Ironisnya, Denmark keluar sebagai juara pada turnamen tersebut.
Paolo Maldini merupakan sosok bek paling disegani selama era tahun 1990an hingga awal tahun 2000an. Pemain yang membela AC Milan semenjak awal kariernya tersebut adalah pemain tersukses bagi klub.
Selama kurun waktu 1985 hingga 2009 dirinya berhasil memenangi tujuh gelar Serie A, satu Coppa Italia, lima Champions League dan lima UEFA Super Cup.
Kendati demikian, dirinya tidak pernah mampu membawa Timnas Italia memenangi gelar apapun. Pada Piala Dunia edisi 1994, Maldini hampir saja merengkuh gelar jika tidak dikalahkan Brasil via adu penalti.
Sedangkan pada Euro 2000 enam tahun kemudian, Italia kembali tersingkir di final, kali ini oleh Prancis, melalui aturan Golden Goal.
Maldini memutuskan pensiun dari Timnas Italia setelah kembali gagal merengkuh gelar pada Piala Dunia 2002.
Salah satu pemain paling populer di muka bumi ini merupakan figur yang sangat sukses di lapangan hijau. Memulai karier seniornya di Manchester United pada tahun 1992, Beckham menghabiskan 11 tahun bersama The Red Devils dan berkontribusi dalam memberikan enam gelar Premier League bagi United, bersama dengan dua FA Cup dan satu gelar Champions League.
Selepas karirnya bersama United, Beckham berpindah ke Real Madrid tahun 2003, sebelum kemudian bergabung dengan LA Galaxy (2007-2012) dan Paris Saint-Germain (2013).
Sayangnya prestasi mentereng di level klub tidak mampu diikuti oleh prestasi di timnas. Kendati bermain di empat turnamen Euro serta tiga Piala Dunia, Beckham tidak pernah mampu membawa Inggris melaju jauh. Pencapaian terbaiknya adalah tiga kali melaju ke semifinal pada Piala Dunia 2002, Euro 2003, dan Piala Dunia 2006.
Beckham absen pada perhelatan Piala Dunia 2010 akibat cedera dan tidak pernah lagi bermain untuk Inggris setelah itu.
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!