Ibu Nemoto Yumi, seorang mahasiswa asal Ibaraki Jepang mendapatkan banyak kenangan selama dia memberikan pelajaran kepada siswa-siswi SMA YPSA. “ Banyak kenangan di sekolah ini dan saya ingin kembali suatu saat ke sekolah ini”. Ungkap Nemoto Yumi saat memberikan pesan kesan dalam pelepasannya kembali ke Jepang di Maliha Garden YPSA, Sabtu (26/3/16).
“Guru-guru dan siswa-siswi di YPSA ini sangat baik dan sangat bersahabat, jadi saya dapat lebih mudah berinteraksi dengan mereka. Saya ingin terus mengajar di sekolah ini, namun hal itu saat ini tidak mungkin terjadi karena saya harus kembali ke Jepang. Tapi saya berjanji jika kembali ke Medan, kita akan bertemu kembali”. Tambah Yumi.
Tampak hadir Ketua Umum YPSA Hj. Rahmawaty Sofyan Raz, Ak.M.M., Sekretaris Umum Hj. Rizki Fadilah Raz, M.Psi.,Psikolog., Kepala SMA Rudi Sumarto, S.Si., M.M., Kabag Pendidikan dan IT YPSA Bagoes Maulana, M.Kom., guru-guru dan siswa-siswi SMA YPSA.
Kepala SMA YPSA Rudi Sumarto, S.Si.M.M., mengatakan bahwa ibu Nemoto Yumi ini merupakan salah satu Nihon-go Partners, program dari Japan Foundation yang ditempatkan di YPSA.
Sekretaris Umum Hj. Rizki Fadilah Raz, M.Psi.,Psikolog., mengatakan dalam sambutannya, “Dari kesan yang saya terima dari siswa dan guru-guru, sepertinya sense sangat dicintai anak-anak. Maka dari itu saya mengucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya mengajar siswa kami dan memberikan pengalaman mengenai bahasa Jepang dan kebudayaan Jepang. Semoga pengalaman ini menjadi bekal bagi siswa SMA YPSA. Walaupun sense kembali ke Jepang, kita akan selalu menjalin silaturahmi”.
Ketua Umum YPSA Hj Rahmawaty juga menambahkan, “sensi Nemoto Yumi semakin cantik dengan pakaian hijabnya”. Disambut riuh tepuk tangan siswa dan guru YPSA.
Ariq Ali Yusuf, siswa kelas XI SMA YPSA dalam sambutannya mengutarakan bahwa selama 6 bulan belajar dengan kami sudah banyak mendapatkan pengalaman.
“ 6 bulan bersama sense merupakan hal yang luar biasa bagi kami. Bukan hanya bahasa Jepang yang sense ajarkan tapi juga tentang kebudayaan Jepang seperti memasak Dorayaki, Shodo menulis kaligrafi Jepang, menggunakan pakaian Jepang Yukata, Sadou upacara minum teh dan lain-lain. Bahasa Jepang kami lebih meningkat sejak sense datang. Karena kalau kita belajar bahasa memang lebih asyik langsung dari Native speakernya. Terima kasih atas semuanya Sense Nemoto”.
Akhir pertemuan, YPSA memberikan bingkisan dan cenderamata, begitu juga dengan sensei memberikan cenderamatanya. OSIS SMA YPSA juga memberikan cenderamata kepada sensei Nemoto Yumi.
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!







