Nasi merupakan makanan pokok bagi masyarakat di banyak negara. Namun tahukah Anda, jika nasi yang dikonsumsi setiap hari ternyata berpotensi mengandung arsenik yakni zat racun yang sangat membahayakan tubuh. Para ahli selama ini mengetahui beras sebagai sumber utama dari diet arsenik. Namun, hasil studi terbaru Consumer Report di Amerika menemukan …
Selengkapnya »Menoleh Kembali ke Makanan Lokal Yang Tersingkir oleh Beras
Bagi mereka yang bersekolah di SD sekitar tahun 1980-an pasti hapal dengan makanan pokok di beberapa daerah di Indonesia. Jagung adalah makanan pokok orang Madura. Sagu identik dengan rakyat Maluku dan Irian Jaya (sekarang Papua). Sayang, sejumlah makanan lokal itu pelan tapi pasti tersingkir oleh beras. Nasi, yang diolah dari …
Selengkapnya »Mungkinkah Kebanyakan Kafein Sebabkan Kematian?
Kafein merupakan zat peningkat mood yang paling populer di dunia. Hampir setiap hari orang mengonsumsinya, walau tidak dalam bentuk kopi, melainkan teh, soda, atau minuman energi. Trimethylxanthine adalah istilah kimia untuk bubuk pahit yang lebih dikenal dengan kafein. Zat ini membantu kita tetap terjaga, awas, dan meningkatkan energi. Di balik …
Selengkapnya »Ukur Kadar Kalsium Cegah Serangan Jantung Dan Stroke
Tekanan darah dan kadar Kolesterol umumnya digunakan sebagai indikator dalam mengukur risiko serangan jantung dan stroke. Namun menurut penelitian baru, mengukur kadar kalsium dalam arteri dapat menjadi indikator yang lebih baik. Penelitian tersebut mengatakan, cara pengukuran tradisional dengan tekanan darah dan Kolesterol dapat memberikan hasil yang keliru sehingga seringkali pasien …
Selengkapnya »Sering Cemas, Risiko Stroke Meningkat
Rasa cemas diketahui berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit. Baru-baru ini, sebuah studi menemukan, pria dan wanita yang mengalami gejala cemas yang parah memiliki risiko stroke lebih tinggi daripada mereka yang tidak mengalaminya. Maya J Lambiase, penulis riset dari University of Pittsburgh School of Medicine mengatakan, semakin tinggi kadar cemas seseorang, …
Selengkapnya »Makan Telur Justru Tekan Risiko Kena Stroke
Makan satu butir telur sehari ternyata mengurangi risiko stroke hingga 12 persen. Studi yang dipimpin ilmuwan AS ini juga membuktikan makan telur setiap hari tak berhubungan dengan penyakit jantung. Para periset sampai pada kesimpulan itu dengan mereview sejumlah studi yang diterbitkan lebih dari 33 tahun, antara 1982 dan 2015 dan …
Selengkapnya »Mahasiswa Buat Pengawet Makanan Alami Pengganti Boraks
Surabaya, Mahasiswa Univeritas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS), Aoysius Handy Wibowo, membuat inovasi pengawet makanan alami yang aman dikonsumsi. Pengawet makanan ini memadukan dua mikroorganisme. Handy membuat asam laktat (hidroxypropanic acid) menggunakan mikroorganisme jenis Rhizopus oryzae dan Lactobacillus casei. Asam laktat berfungsi mengawetkan makanan sekaligus bahan baku untuk pembuatan permen …
Selengkapnya »Mengapa Bubuk Kafein Berbahaya?
Kafein yang terdapat pada kopi, teh dan produk lainnya hampir kita konsumsi setiap harinya. Namun, mengapa bubuk kafein berbahaya? Pada Selasa lalu, Food and Drug Administration (FDA), badan kesehatan makanan Amerika, memberikan surat peringatan kepada lima perusahaan yang menjual bubuk kafein, mengatakan bahwa produk mereka menimbulkan “risiko penyakit dan luka …
Selengkapnya »Apa Dampak Kecanduan Kopi Untuk Remaja?
Generasi milenial selain dikenal senang minum wine juga doyan minum kopi. Mereka mulai minum kopi di usia yang lebih muda dibandingkan generasi sebelumnya. Permintaan kopi di Amerika Serikat yang merupakan peminum kopi terbesar di dunia saat ini mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Penyebabnya, generasi milenial (semua orang berusia 19 sampai …
Selengkapnya »Sayur Dan Buah Terbukti Dapat Memperlambat Penuaan
Jika Anda ingin menunda tanda-tanda penuaan, penelitian baru menunjukkan cara yang sederhana, yaitu makan sayur dan buah dengan warna hijau. Dengan makan lebih banyak brokoli, kubis dan alpukat misalnya, Anda bisa menangkal tanda-tanda penuaan. Senyawa utama NMN (nicotinamide mononukleotida) yang terdapat di buah dan sayuran hijau membantu memperlambat tanda-tanda penuaan …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!