Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias ahok hanya dapat pasrah tehadap vonis perkara dugaan penistaan agama yang akan dibacakan, Selasa (9/5). “Sudah 21 kali sidang mau ngapain lagi, tinggal dengerin hakim, pasrah aja, ya kita mau bilang apa?” Ujar Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (8/5). …
Selengkapnya »Pemerintah Bubarkan HTI, Ini Alasannya
Jakarta, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menyatakan pemerintah membubarkan ormas Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI. Wiranto menjelaskan setidaknya ada lima alasan mengapa ormas itu perlu dibubarkan. “Pertama, sebagai ormas berbadan hukum HTI tidak melaksanakan peran positif untuk mengambil bagian dalam proses pembangunan guna mencapai tujuan nasional,” kata Wiranto …
Selengkapnya »Menteri Agama Waspadai Gerakan Radikal Di Kampus
Jakarta, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memerintahkan pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) untuk melakukan upaya-upaya strategis dalam mencegah berkembangnya paham ekstrem dan radikal di kampus. Menurutnya, keberadaan PTKIN yang terus berkembang harus dipastikan steril dari masuknya paham yang ingin mengubah dasar negara. Menag mengapresiasi Deklarasi Aceh yang disampaikan …
Selengkapnya »Ramadhan Inovatif 2017, Padang Akan Gelar Kegiatan Singgah Sahur
Padang, Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, menyatakan komitmennya untuk menyelenggarakan kegiatan mengisi bulan Ramadhan 1438 Hijriah yang berprinsip kreatif dan inovatif. “Seperti Singgah Sahur dan Pesantren Ramadhan, tahun ini akan terus diperkuat dan lebih berbeda,” kata Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah di Padang, Minggu (7/5). Dia menyebutkan kegiatan Singgah Sahur …
Selengkapnya »Aksi 55, Aa Gym : Yang Terpenting Bukan Putusan Hakim
Jakarta, Pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhid, KH Abdullah Gymnastiar, ikut memberikan taushiyah dalam Aksi Simpatik 55, di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Jum’at (5/5/2017). Dalam taushiyahnya, dai kondang yang akrab disapa Aa Gym itu menyampaikan ada hal terpenting yang harus dipahami dalam Aksi Simpatik 55. “Jadi, yang terpenting dari kegiatan kita bukan …
Selengkapnya »Lagi, Syeikh Ali Jaber Serahkan Alquran Braille Digital Gratis Ke 1000 Tunanetra
Jakarta, Sebanyak 1.000 Al Qur’an Braille Digital dibagikan secar gratis kepada penyandang Tuna Netra di Balai Sudirman, Jakarta, belum lama ini (4/5). Penyerahan itu merupakan bagian dari Gerakan Nasional Wakaf Alquran Braille Digital yang dipelopori oleh Yayasan Syeikh Ali Jaber. Secara simbolik, Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang didampinggi ketua Yayasan …
Selengkapnya »Ust. Arifin Ilham: Aksi Simpatik 55 Untuk Mengetuk Hati Penegak Hukum
Jakarta, Ustadz Arifin Ilham menegaskan, aksi 505 yang dilakukan umat Islam merupakan aksi simpatik damai untuk mengetuk hati para penegak hukum agar mereka menegakkan hukum seadil-adilnya sehingga tidak menjadi preseden buruk dikemudian hari. “Inshaa Allah aksi ini (55) simpatik damai berangkat dari masjid dimulai Salat Jumat, zikir dan doa bersama,” …
Selengkapnya »12 Perwakilan GNPF-MUI Bergerak Ke Mahkamah Agung
Jakarta, Massa aksi 55 dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia bergerak dari Masjid Istiqlal menuju Mahkamah Agung sekitar pukul 13.00 WIB, Jumat (5/5). Mereka berjalan beriringan usai melakukan shalat Jumat dan mendengar penjelasan dari Ketua GNPF Bachtiar Nasir melalui pengeras suara sekitar masjid. Di MA, rencananya, ada 12 …
Selengkapnya »Aksi Simpatik 55, Amien Rais Jadi Khatib Shalat Jumat
Jakarta, Massa eksponen warga Muhammadiyah dan Simpatisan Muhammadiyah bergerak dari Kantor PImpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jl. Kramat Raya akan didahului dengan Sholat Jumat dengan Khotib mantan Ketua MPR, Amien Rais. Wakil Ketua PWM DKI, Abdul Halim mengatakan rencananya mantan Ketua Umum PP. Muhammadiyah Amien Rais akan menjadi khotib Jumat di …
Selengkapnya »Saya Malu dengan yang Lebih Tua Kalau Tak Ikut Membela Agama
Jakarta, Peserta Aksi Simpatik 55 sudah mulai berdatangan dari berbagai daerah. Massa aksi sudah tiba di Masjid Istiqlal, Jakarta, dari Kamis (4/5) malam dan beristirahat sebelum mengikuti aksi untuk menuntut keadilang putusan kasus dugaan penistaan agama. Bayumi (27 tahun), datang dari Palembang untuk mengikuti aksi yang diprakarsai Gerakan Nasional Pembela …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!