Jakarta, Selama duduk di kursi persidangan, Suyanto, mantan sopir Ahok yang menjadi saksi fakta meringankan terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama kerap mendapat teguran dari majelis hakim.
Teguran itu lantaran tingkahnya yang selalu melirik Ahok yang sedang duduk di barisan kursi penasihat hukum terdakwa kasus penistaan agama tersebut.
“(Suyanto) enggak perlu lirik-lirik (ke Ahok) ya. Enggak usah lirik-lirik (Ahok) masih ada di situ,” kata hakim anggota itu sambil menunjuk ke arah Ahok.
Sedangkan Ahok hanya terlihat tersenyum dan menundukkan kepalanya. Sepanjang persidangan, majelis hakim mempertanyakan mengenai pekerjaan Suyanto. Kemudian hubungan kerja Suyanto dengan Ahok. Selain itu, majelis hakim juga menggali adanya selebaran bersifat provokatif yang tersebar ketika Pilgub Bangka Belitung 2007 silam saat Ahok maju menjadi calon gubernur.
Namun, lagi-lagi hakim kembali menegur Suyanto setelah penasehat hukum dan jaksa penuntut umum (JPU) selesai menyampaikan pertanyaan mereka.
Ketua majelis hakim, Dwiarso Budi Santiarto, menegur Suyanto. “Saudara jangan lihat ke sana (arah Ahok) ya. Saudara jangan takut, enggak pernah dimarahi (sama Ahok) kan?” kata Dwiarso.
Baca juga : Ahli Pidana Kasus Jessica Akan Hadir Di Sidang Ke-14 Ahok
Untuk diketahui, Suyanto merupakan salah satu saksi meringankan tuduhan terhadap Ahok. Selain Suyanto, ada juga mantan Ketua Panwaslu Kabupaten Belitung Juhri dan tetangga Ahok di Belitung Timur, Fajrun.
Sumber : jawapos.com
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!