Per Januari 2017, kedudukan PT Astra International Tbk (Grup Astra) dan Toyota Motor Corporation (TMC) sama kuat atas kepemilikan saham PT Toyota Astra Motor (TAM). Ini lantaran Grup Astra melepas 1 persen sahamnya ke TMC, sehingga kini porsinya sama kuat, 50:50 (dari sebelumnya 51:49). Belum ada pernyataan resmi saat itu. Kini, usai melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Presiden Direktur grup Astra Prijono Sugiarto angkat bicara. Perubahan komposisi kepemilikan saham antara Grup Astra dan TMC untuk TAM cuma perkara memperkuat perusahaan.
”Ini adalah cermin bahwa perusahaan yang selama ini jointly manage (dikelola bersama) diperkuat. Memang, dalam beberapa dekade, 51 persen saham TAM dimiliki Astra, tapi dalam praktik sehari-harinya, itu tidak beda (dengan kewenangan TMC),” ucap Prijono.
Dia pun mengambil contoh perusahaan di bawah naungan Grup Astra lainnya, yakni PT Astra Honda Motor (AHM), yang kepemilikan sahamnya juga fifty-fifty, antara Astra dan Honda Motor Corporation Jepang. Semua keputusan dilakukan bersama. Prijono pun menegaskan bahwa ketika saham Astra untuk TAM 51 persen menjadi 50 persen, bukan berarti ada sesuatu yang hilang.
”Kalau Anda tanya, apakah melepas saham karena tekanan? Saya kira tidak. Pada akhirnya, 51 persen pun juga jointly manage. Nggak bisa keputusan yang diputuskan sendiri, baik Jepang dan Indonesia, itu sama-sama,”.
Sumber: Kompas.com
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!