Sunday , July 12 2026
Beranda / Otomotif / Merasakan “Executive Lounge” Berjalan Mercy Di Bali
deras.co.id

Merasakan “Executive Lounge” Berjalan Mercy Di Bali

Mercedes-Benz Indonesia (MBI) menantang beberapa media merasakan kenyamanan jadi penumpang pada dua kendaraan niaganya, Sprinter A2 dan A4 di Bali, belum lama ini. Keduanya dibekali mesin diesel 2.143 cc, dengan spesifikasi dimensi bodi yang berbeda.

Untuk rute pertama, KompasOtomotif diberi kesempatan menjajal kenyamanan Sprinter A2 yang interiornya sudah dimodifikasi layaknya eksekutif lounge. Tipe A2 jadi varian terkecil Sprinter dengan dimensi panjang 5.910 mm, lebar 1.993 mm, dan tinggi 2.790 mm.

Meski memiliki ground clearance tinggi, tapi saat masuk cukup mudah dengan adanya penyangga yang keluar, saat pintu geser dibuka. Hal ini cukup membantu bagi penumpang wanita yang gemar menggunakan rok pendek atau para lansia.

Masuk ke dalam, kenyamanan rekayasa seperti lounge memanjakan penumpang. Mulai dari sofa berbentuk huruf “L” dengan kapasitas lima orang dewasa, sampai dua jok yang bisa memijat.

Tidak hanya itu, perangkat hiburan juga sudah disiapkan. TV LCD bisa dioperasikan secara motorisasi dari pilar pembatas, setelah baris pertama. Menariknya ada ruang kompartemen mini yang berfungsi sebagai “kulkas” untuk menyimpan minuman kaleng.

Jakarta, KompasOtomotif – Mercedes-Benz Indonesia (MBI) menantang beberapa media merasakan kenyamanan jadi penumpang pada dua kendaraan niaganya, Sprinter A2 dan A4 di Bali, belum lama ini. Keduanya dibekali mesin diesel 2.143 cc, dengan spesifikasi dimensi bodi yang berbeda.

Untuk rute pertama, KompasOtomotif diberi kesempatan menjajal kenyamanan Sprinter A2 yang interiornya sudah dimodifikasi layaknya eksekutif lounge. Tipe A2 jadi varian terkecil Sprinter dengan dimensi panjang 5.910 mm, lebar 1.993 mm, dan tinggi 2.790 mm.

Meski memiliki ground clearance tinggi, tapi saat masuk cukup mudah dengan adanya penyangga yang keluar, saat pintu geser dibuka. Hal ini cukup membantu bagi penumpang wanita yang gemar menggunakan rok pendek atau para lansia.

Stanly/KompasOtomotif Mercedes-Benz Sprinter A2

Masuk ke dalam, kenyamanan rekayasa seperti lounge memanjakan penumpang. Mulai dari sofa berbentuk huruf “L” dengan kapasitas lima orang dewasa, sampai dua jok yang bisa memijat.

Tidak hanya itu, perangkat hiburan juga sudah disiapkan. TV LCD bisa dioperasikan secara motorisasi dari pilar pembatas, setelah baris pertama. Menariknya ada ruang kompartemen mini yang berfungsi sebagai “kulkas” untuk menyimpan minuman kaleng. Stanly/KompasOtomotif Kabin Mercedes-Benz Sprinter A2 yang yang dirancang seperti lounge.

Jakarta, KompasOtomotif – Mercedes-Benz Indonesia (MBI) menantang beberapa media merasakan kenyamanan jadi penumpang pada dua kendaraan niaganya, Sprinter A2 dan A4 di Bali, belum lama ini. Keduanya dibekali mesin diesel 2.143 cc, dengan spesifikasi dimensi bodi yang berbeda.

Untuk rute pertama, KompasOtomotif diberi kesempatan menjajal kenyamanan Sprinter A2 yang interiornya sudah dimodifikasi layaknya eksekutif lounge. Tipe A2 jadi varian terkecil Sprinter dengan dimensi panjang 5.910 mm, lebar 1.993 mm, dan tinggi 2.790 mm.

Meski memiliki ground clearance tinggi, tapi saat masuk cukup mudah dengan adanya penyangga yang keluar, saat pintu geser dibuka. Hal ini cukup membantu bagi penumpang wanita yang gemar menggunakan rok pendek atau para lansia.

Masuk ke dalam, kenyamanan rekayasa seperti lounge memanjakan penumpang. Mulai dari sofa berbentuk huruf “L” dengan kapasitas lima orang dewasa, sampai dua jok yang bisa memijat.
Tidak hanya itu, perangkat hiburan juga sudah disiapkan. TV LCD bisa dioperasikan secara motorisasi dari pilar pembatas, setelah baris pertama. Menariknya ada ruang kompartemen mini yang berfungsi sebagai “kulkas” untuk menyimpan minuman kaleng.
 Secara kapasitas, A4 mampu menampung 22 kursi layaknya mini bus penumpang. Model ini dihadirkan sebagai contoh dari layanan shuttle premium atau kendaraan travel wisata.

Meski berstatuskan kendaraan niaga, keduanya sudah dilengkapi dengan fitur keselamatan modern seperti, anti-lock braking system (ABS), electronic brake system (EBS), acceleration skid control (ASR), brake assist (BAS), electronic brake distribution (EBD), dan electronic stability program (Adaptive ESP).

V-Class

Selain Sprinter, MBI juga memanjakan media dengan mencoba model lain, yakni V-Class. Bicara soal kenyamanan, tidak perlu diragukan, sedangkan sistem hiburan sudah didukung dengan 15 speaker berkualits premium dengan daya 640 watt.

Menariknya, meski secara desain memiliki bodi bongsor, tapi kemewahan interior dirancang khusus seperti C-Class, bahkan S-Class yang jadi sedan mewahnya.

Dari data spesifikasi, mesin diesel yang digunakan V-Class memiliki kapasaitas serupa dengan Sprinter, yakni 2.143 cc dengan tenaga 163 tk dan torsi 380 Nm. Dikolaborasikan dengan transmisi otomatis 7 percepatan G-Tronic Plus, MPV bongsor ini mampu melesat dari titik 0-100 kpj dalam waktu 11,8 detik.

Sumber: Kompas.com

 

 

 

Baca Juga

deras.co.id

Bobby Nasution Tegaskan Mobil Dinas Diprioritaskan untuk Kepentingan Kerja dan Efisiensi Anggaran

DERAS.CO.ID – MEDAN– Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan kendaraan dinas di lingkungan …