Jakarta, Vonis dua tahun penjara telah diterima Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atas perkara penistaan agama. Sebelum vonis diberikan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara, aksi-aksi di luar persidangan telah berjalan cukup lama. 1. Aksi 1410 Aksi yang dinamakan Aksi Bela Islam menjadi bentuk kawalan masyarakat yang merasa mantan Gubernur DKI Jakarta …
Selengkapnya »Dana Umat Dipidanakan, Dana Teman Ahok Dibiarkan, Wakil Ketua MPR: Ini Kriminalisasi
Jakarta, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Hidayat Nur Wahid (HNW) menilai penetapan Islahudin Akbar dan Ustadz Adnin Armas oleh Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU), merupakan bentuk kriminalisasi. “Ini bagian dari kriminalisasi,” ujar dia di Aula Siti Zaunun Muhammad Zainul …
Selengkapnya »Kuasa Hukum GNPF: Tak Ada Kaitan Yayasan Keadilan Dengan Bukti Transfer Dana Ke Turki
Jakarta, Tuduhan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang mengatakan telah menemukan bukti transfer dana sebesar Rp 1 miliar dari Ustadz Bachtiar Nasir ke Turki, dikaitkan dengan kasus penyelewengan dana Yayasan Keadilan untuk Semua (YKUS) dibantah kuasa hukum GNPF-MUI. “Tuduhan Kapolri Tito Karnavian yang menyebut Ustadz Bachtiar Nasir telah mentransfer dana ke …
Selengkapnya »Adnin Armas, Intelektual Islam Dijadikan Tersangka Oleh Polri
Jakarta, Selain Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Ustadz Bachtiar Nasir, terdapat dua nama inteletual muslim, yang dijerat hukum Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) oleh Mabes Polri. Kedua intelektual muslim itu adalah Adian Husaini dan Adnin Armas. Belakangan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menetapkan Ketua Yayasan Keadilan untuk …
Selengkapnya »GNPF-MUI: Tak Ada Pengalihan Dana Untuk Aksi 212
Jakarta, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Bachtiar Nasir kembali menjalani pemeriksaan penyidik Bareskrim Polri atas perkara dugaan pencucian (TPPU), Kamis (16/2). Ia diperiksa sebagai saksi terkait penyidikan dana Aksi 411 dan Aksi 212 yang dihimpun GNPF-MUI melalui Yayasan Keadilan untuk Semua. Kapitra Ampera, pengacara yang mendampingi Bachtiar …
Selengkapnya »Polisi Menduga-Duga Peran Ust. Bachtiar Nasir Di Kasus Pencucian Uang Yayasan
Jakarta, Penyidik Badan Reserse Kriminal Polri kembali memeriksa Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI Bachtiar Nasir terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang melalui rekening Yayasan Keadilan untuk Semua. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar menyampaikan, pemeriksaan terhadap Bachtiar merupakan penjadwalan ulang yang sebelumnya diagendakan pada Senin, …
Selengkapnya »Pengacara GNPF-MUI: Uang di Rekening Yayasan Bukan dari Kejahatan
Jakarta, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI meyakinkan uang di dalam rekening yayasan adalah sumbangan dari umat. Uang hasil sumbangan dari para donatur bukan uang haram hasil kejahatan. “Ini pakai logika saja ya, yang namanya tindak pidana pencucian uang (TPPU) itu uang hasil kejahatan,” kata kuasa hukum GNPF, Kapitra Ampera, di …
Selengkapnya »Rekening Untuk 212, Ketua Yayasan Keadilan Diperiksa Bareskrim Polri
Kasus Yayasan, Usai Ust. Bachtiar Nasir, Habib Novel Bamukmin Diperiksa Bareskrim
Jakarta, Habib Novel Bamukmin merampungkan pemeriksaan di Bareskrim Polri untuk perkara dugaan pencucian uang di Yayasan Keadilan Untuk Semua atau Justice For All. Dia diperiksa sebagai saksi di perkara itu. Diperiksa sejak pagi, kuasa hukum Novel, Ali Lubis mengaku kliennya itu dicecar sebelas pertanyaan oleh penyidik. “Diperiksa sebagai saksi, pasal tindak pidana …
Selengkapnya »Ketua GNPF-MUI: Ada Yang Main Sihir
Jakarta, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Ustaz Bachtiar Nasir mengaku curiga, ada sihir yang menyebabkan tidak semua orang muslim kompak. Misalnya, soal kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan terdakwa Basuki T Purnama (Ahok), seharusnya umat Islam sakit hati dengan ucapan Ahok terkait Al-Maidah 51 itu. “Sekarang …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!