Jakarta, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 82/2020 tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Komite ini bertanggungjawab langsung kepada presiden dan terdiri dari tiga bagian. Di antaranya Komite Kebijakan, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, dan Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional. Dalam Perpres tersebut Komite …
Selengkapnya »Gugus Tugas Bubar Digantikan Satgas, Ini Peran dan Fungsinya
Jakarta, Salah satu hal yang diatur di dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional adalah pembubaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 baik di tingkat pusat maupun daerah. Hal ini diatur dalam Pasal 20 Ayat (2). Di mana, di dalam Pasal 20 …
Selengkapnya »Ilmuwan Barat Mulai Teliti Al Quran dan Hadits Demi Temukan Petunjuk Vaksin Corona
Tanda-tanda berakhirnya virus corona masih belum jelas, bahkan vaksin virus masih belum ada satupun ilmuwan yang memastikan yang terbaik. Hal inilah yang membuat para ilmuwan mencari jawaban itu semua di kitab suci umat Islam AlQuran dan Hadis. Para ilmuwan berpendapat Teks-teks Islam seperti Alquran dan Hadits mengatakan 77 tanda kecil …
Selengkapnya »Bantahan Menkes Terhadap Covid yang Dijadikan Ladang Bisnis
Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto membantah fasilitas kesehatan termasuk rumah sakit memanfaatkan penanganan Covid-19 sebagai lahan bisnis dan menegaskan bahwa rumah sakit memiliki etika untuk memberikan pelayanan sebaik mungkin. “Saya percaya rumah sakit punya etika yang baik. Semua punya keinginan yang baik untuk memberikan pelayanan dan melaporkan, menagihkan. Kami …
Selengkapnya »Mantap Jiwa, LBM Eijkman Datangkan Mesin PCR COBAS 6800, Ini Keunggulannya
Lembaga Eijkman baru saja mengupgrade kemampuan uji PCR-nya. Lembaga di bawa Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ini berhasil mendatangkan mesin deteksi Covid-19 COBAS 6800. Mesin senilai Rp 10 Milyar tersebut diperoleh dari dana sumbangan PT. Tempo Scan Pacific. Kepala Lembaga Eijkman Amin Soebandrio menuturkan, pihaknya membutuhkan waktu sekitar tiga bulan …
Selengkapnya »Ketua Banggar DPR Ungkap Ada Oknum RS Menipu Pasien Demi Insentif
Jakarta, Main mata sejumlah rumah sakit terkait Covid-19 mulai disorot oleh DPR. Wakil rakyat curiga ada upaya mengeruk keuntungan oleh sejumlah rumah sakit di tengah pandemi Covid-19 yang disebabkan Virus Corona. Hal ini diungkapkan Ketua Badan Anggaran DPR Said Abdullah saat rapat kerja (raker) dengan pemerintah, termasuk Menteri Kesehatan Terawan …
Selengkapnya »Diperkirakan Akan Muncul 8 Juta Orang Miskin Baru Di Tahun Pandemi Ini
Jakarta, Pandemi virus Corona bisa menjadi pupuk bagi kemiskinan. Guncangan terhadap ekonomi yang begitu besar bisa membuat orang-orang terus jatuh dalam kemiskinan. Bank Dunia mengeluarkan prediksi tentang kondisi Indonesia. Dalam laporan terbarunya diperkirakan akan ada 5,5-8 juta masyarakat Indonesia yang jatuh dalam kemiskinan karena pandemi ini. Menurut laporan Bank Dunia, …
Selengkapnya »Pesan Mengerikan dari WHO: Kami Tak Berdaya dan Sistem Kami Belum Siap
New York, Ocehan Dr Limeng Yan yang menuding China dan Badan Kesehatan Dunia WHO melakukan persekongkolan jahat terkait virus corona membuat dunia mulai meragukan WHO. Dalam salah satu pengakuannya LiMeng Yan menyebutkan bahwa Profesor Malik Peiris, co-direktur laboratorium yang berafiliasi dengan WHO, juga mengatahui masalah ini tetapi tidak mengambil tindakan …
Selengkapnya »Awas, Ternyata Pakai Sarung Tangan Bisa Picu Penularan Corona
Direktur RSUD dr Iskak, Tulungagung, dr Supriyanto, Sp.B, M.Kes mengingatkan warga tidak sembarangan menggunakan sarung tangan dengan maksud mencegah Covid-19, karena faktanya penggunaan karet/plastik pelindung telapak tangan itu justru bisa memicu penularan virus korona. “Jangan pakai sarung tangan. Jangan dikira menggunakan pakai sarung tangan itu aman. Sebab (bahan) karet yang …
Selengkapnya »Soal Serapan Anggaran, Menkes: Serapan Kurang Berarti Pasiennya Sedikit
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengakui penyerapan anggaran penanganan pandemi virus corona di sektor kesehatan masih rendah. Ia bilang hal itu karena jumlah pasien yang masih sedikit. “Kalau penyerapan kurang kan berarti pasiennya sedikit. Santunan juga kalau penyerapannya kurang berarti yang meninggal sedikit, untuk tenaga kesehatan,” ungkap Terawan dalam Rapat …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!