Monday , June 8 2026
Beranda / Saintek (halaman 82)

Saintek

Pesawat N-219 Buatan Indonesia Siap Dipamerkan

KOMPAS.com – N-219, pesawat berkapasitas 19 orang buatan PT Dirgantara Indonesia dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, siap dipamerkan ke publik atau roll out. Pesawat produksi kedua industri nasional ini telah selesai dirancang bangun pada awal November lalu.“Saat ini kami menunggu peresmiannya oleh Presiden Joko Widodo,” kata Direktur Teknologi dan …

Selengkapnya »

Dunia “Alien” Ini Mirip Bumi, tetapi Panasnya bagai Neraka

KOMPAS.com — Sulit memberi label pada GJ 1132b. Planet itu mirip Bumi. Namun temperaturnya bak neraka!Dunia di luar sistem Matahari (alien atau ekstra-surya) itu ditemukan oleh Zachory Berta-Thompson dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan rekannya. Penemuan dipublikasikan di jurnal Nature, minggu ini. Planet tersebut mirip Bumi dari sisi komposisi, massa, …

Selengkapnya »

Lewat Matematika, Dua Remaja Ini Buka Peluang Perjalanan Luar Angkasa

KOMPAS.com — Dua remaja telah menciptakan sebuah teorema matematika yang bisa membantu membuka perjalanan antar-galaksi. Temuan ini diklaim akan mengubah wajah matematika selama-lamanya. Penemuan itu bermula dari kegiatan saling berkirim surat antara Xuming Lian dan Ivan Zelich, keduanya 17 tahun, pada sebuah forum online yang membahas matematika.Xuming adalah remaja yang berasal dari …

Selengkapnya »

Ditemukan, “Planet” Tanpa Matahari

KOMPAS.com — Awan yang terbuat dari lelehan besi cair terdeteksi pada sebuah planet tanpa matahari, 75 tahun cahaya dari Bumi.Obyek mirip planet yang dinamai PSO J318.5-22 ini dianggap sebagai salah satu temuan paling aneh. Dengan ukuran hampir sebesar Yupiter, ia mengapung bebas sendirian di ruang angkasa.Astronom di Universitas Edinburgh menggunakan teleskop …

Selengkapnya »

Siapa Akan Menjadi Jodoh Badak Harapan?

KOMPAS.com – Delapan tahun lahir dan tinggal di Amerika Serikat, badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) bernama Harapan pulang ke kampung halaman spesiesnya. Harapan tiba di Suaka Rhino Sumatera, Taman Nasional Way Kambas, pada Senin (2/11/2015) setelah menempuh 60 jam perjalanan dari Cincinati. Pulang kampung, Harapan sebenarnya akan mencari jodoh. Di Kebun …

Selengkapnya »

Di Pegunungan Kapur Borneo, Ilmuwan Ungkap Siput Terkecil di Dunia

KOMPAS.com — Ilmuwan mengumumkan penemuan hewan menarik, sebuah siput supermini. Mata telanjang pun sulit melihatnya.Siput itu berukuran hanya 0,7 milimeter. Kini, siput yang juga transparan itu dinobatkan sebagai siput terkecil di dunia, mengalahkan siput terkecil sebelumnya, Angustopila dominikae, yang berukuran 0,86 milimeter. Siput yang dinamai Acmella nana (berarti “kecil”) itu ditemukan …

Selengkapnya »

Kilau Cahaya Misterius Ini, Benarkah Bukti Adanya Semesta Lain?

KOMPAS.com – Ilmuwan menyatakan bahwa mereka telah menemukan bukti adanya alam semesta lain. Bukti tersebut berupa kilau cahaya misterius. Ranga-Ram Chary dari Pusat data Planck di Amerika Serikat menggeledah data untuk memetakan radiasi sinar kosmos, jejak cahaya dari awal alam semesta. Hasil pemetaannya yang dipublikasikan dalam makalah berjudul Spectral Variations …

Selengkapnya »

Misterius, Benarkah Cleopatra Bunuh Diri dengan Ular Kobra?

KOMPAS.com – Gambaran klasik yang menyebutkan bahwa Cleopatra bunuh diri dengan ular mungkin terlihat dramatis, tapi beberapa ahli membantah teori itu. Mereka dengan tegas mengatakan bahwa Cleopatra tidak bunuh diri menggunakan ular kobra.Sejatinya keraguan tentang cara bunuh diri Cleopatra sudah terjadi sejak lama. Meski demikian, ujar Joyce Tyldesley, oakar sejarah …

Selengkapnya »

Dengan Bantuan Lalat, Ilmuwan Mencari Pengobatan Autisme

KOMPAS.com — Lalat buah yang kadang dianggap mengganggu bisa jadi memegang kunci untuk membantu terapi baru bagi mereka yang memiliki gangguan kondisi otak, seperti autisme dan skizofrenia.Sekelompok ilmuwan Australia mempelajari protein dari apa yang dikenal sebagai “cuka lalat buah”. Mereka menemukan bahwa lalat buah dan manusia memiliki beberapa kesamaan gen. Tak …

Selengkapnya »

Perubahan Iklim Akan Membuat Daratan Arab Tak Layak untuk Manusia

KOMPAS.com — Sebuah pemodelan mengungkap bahwa perubahan iklim dan pemanasan global bisa membuat suhu di daratan Arab mencapai lebih dari 60 derajat celsius pada musim panas tahun 2100. Jika tak ada langkah apa pun yang diambil untuk memerangi perubahan iklim, maka kawasan kaya minyak itu bisa dipastikan tak bisa mendukung kehidupan …

Selengkapnya »