KOMPAS.com — Dua fisikawan dunia, Arthur B McDonald dari Kanada dan Takaaki Kajita dari Jepang, meraih Nobel Fisika 2015 berkat penelitian tentang partikel misterius, neutrino.Pengumuman keberhasilan keduanya meraih nobel diumumkan di Nobel Forum, Institute Karolinska, Stockholm, Swedia, pada Selasa (6/8/2015) sore ini.“Penemuan (kedua fisikawan) telah mengubah pemahaman kita tentang cara kerja …
Selengkapnya »“Bengkel Molekuler” Antar Tiga Ilmuwan Meraih Nobel Kimia
KOMPAS.com – Bayangkan Anda punya mobil yang dipakai terus-menerus. Pada satu waktu, salah satu komponen akan rusak dan Anda perlu pergi ke bengkel untuk memperbaiki.Bengkel tidak hanya ada dalam dunia keseharian manusia. Dalam sel kita, tepatnya pada asam deoksiribosa (DNA), terdapat pula sistem bengkel atau reparasi. Sejumlah enzim punya tanggung …
Selengkapnya »Tikus Hidung Babi Ditemukan di Hutan Perawan Sulawesi
KOMPAS.com — Tim ilmuwan dari Museum Zoologi Bogor, Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Lousiana State University, dan Museum Victoria mengungkap genus baru tikus, yang disebut tikus hidung babi. Genus baru itu ditemukan di hutan perawan wilayah Tolitoli, Sulawesi, yang jarang dijamah. Hanya satu dua pencari rotan yang mencapai …
Selengkapnya »Ternyata Ikan Misterius yang Ditangkap Nelayan Banda Itu adalah…
KOMPAS.com — Ikan yang ditemukan oleh nelayan di Laut Banda ternyata tak semisterius yang diduga. Jenis itu melimpah di perairan Indonesia dan dunia. Seperti diberitakan Kompas.com pada Senin (28/9/2015), nelayan warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Banda, menangkap seekor ikan misterius saat sedang mencari ikan di perairan Pulau Pisang. Ikan tersebut berwarna …
Selengkapnya »Senang Makan Plastik, Makhluk Ini Akan Jadi “Pahlawan Lingkungan” Dunia
KOMPAS.com — Penelitian yang dilakukan oleh Wei-Min Wu dari Stanford University mengungkap bahwa mealworm atau ulat tepung memiliki kemampuan untuk mengurai plastik berbahan polistirena. Hasil riset yang diterbitkan menjadi dua makalah di jurnal Environmental Science and Technology itu berpotensi menyelesaikan masalah sampah plastik global.Min Wu melakukan dua rangkaian penelitian. Dalam penelitian …
Selengkapnya »Pertama di Dunia, Penyu Ini Memancarkan Cahaya Neon
KOMPAS.com — Melakukan ekspedisi di Kepulauan Solomon, ilmuwan berhasil mengungkap keberadaan penyu yang memancarkan cahaya neon. Menariknya, fenomena itu dijumpai pada penyu yang sebenarnya sudah dikenal luas dan terancam punah, hawksbill sea turtle atau penyu sisik (Eretmochelys imbricata).Penyu tersebut memancarkan cahaya dengan biofluoresensi, memantulkan cahaya biru yang diterimanya menjadi cahaya lain, …
Selengkapnya »Cangkok Ginjal Buatan Sebentar Lagi Akan Menjadi Kenyataan
KOMPAS.com — Transplantasi ginjal buatan sebentar lagi akan menjadi kenyataan. Ilmuwan baru-baru ini berhasil melakukan uji coba pencangkokan ginjal buatan pada tikus dan babi. Ginjal itu bisa bekerja dengan baik.Takashi Yokoo dan rekannya dari sekolah kedokteran di Universitas Jikei mengembangkan ginjal buatan dari sel punca, sel bakal yang mampu berkembang menjadi …
Selengkapnya »Lihatlah, Fenomena Langka Gerhana Matahari Ganda Berhasil Direkam
KOMPAS.com — Gerhana matahari ganda mustahil disaksikan dari bumi. Namun dengan bantuan wahana antariksa, pemandangan super-langka itu bisa dilihat dan direkam.Solar Dynamics Observatory (SDO) milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengabadikan fenomena gerhana matahari ganda untuk kali pertama, saat bulan dan bumi sekaligus melewati mukanya.SDO mengorbit pada ketinggian 35.789 …
Selengkapnya »Indonesia Akhirnya Punya Nilai Emisi Rujukan untuk Kehutanan
KOMPAS.com – Indonesia akhirnya punya nilai rujukan emisi gas rumah kaca untuk sektor deforestasi dan degradasi hutan. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Jumat (18/9/2015) meluncurkan dokumen National Forest Emission Level (FREL) for Deforestation and Forest Degradation.Nilai FREL akan menjadi dasar penilaian keberhasilan Indonesia dalam menurunkan emisi gas rumah …
Selengkapnya »86 Fenomena Hujan Meteor Baru Ditemukan
KOMPAS.com – Hujan meteor yang bisa disaksikan kini tak lagi Geminids, Leonids, Perseids, dan lainnya yang sudah dikenal. Astronom baru saja menemukan hujan meteor baru. Jumlahnya mengejutkan, 86 jenis!Peter Jenniskens, astronom dari Search for Extraterrestrial Intelligence (SETI) Institute di Mountain View, California, menemukan sejumlah hujan meteor baru itu lewat proyek …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!